Karet di Bendungan Bompes Bocor Setengah Meter, Berpotensi Rugikan Petani hingga Rp51,4 M

BETANEWS.ID, JEPARA – Karet penahan air yang berada di Bendungan Welahan Bum (Bongpes) di Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara saat ini mengalami kerusakan. Karet tersebut bocor sekitar setengah meter atau 50 cm. 

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar mengatakan kerusakan tersebut menyebabkan terjadinya banjir pada saat musim hujan. Akibatnya, sawah milik petani berpotensi mengalami gagal panen (puso). 

Baca Juga: Tiga Kecamatan di Jepara Diproyeksikan Jadi Sentra Peghasil Rumput Laut 

-Advertisement-

“Kerusakannya sudah cukup lama ya, karetnya ini sudah bocor sepanjang kurang lebih setengah meter,” katanya pada Jumat, (27/6/2025). 

Ia mengatakan untuk sementara, petugas bendungan hanya mampu melakukan penambalan karet. Namun penambalan tersebut tidak bisa bertahan lama akibat cuaca.

Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara kerusakan pada karet yang ada di Bendungan Bongpes berpotensi menyebabkan terjadinya gagal panen pada lahan sawah di 19 desa yang berada di empat kecamatan. 

Yaitu tujuh desa di Kecamatan Kalinyamatan, lima desa di Kecamatan Welahan, dua desa di Kecamatan Pecangaan, dan lima desa di Kecamatan Kedung dengan luas lahan mencapai 1.523 hektare. Dengan total petani yang terdampak yaitu sebanyak 2.255 petani. 

“Kami berharap kepada Kementerian PU, agar bendungan bongpes ini dapat segera diperbaiki. Karena potensi kerugian ekonominya luar biasa,” ungkapnya. 

Secara ekonomi, ia menyebutkan banjir yang disebabkan kerusakan pada karet bendungan tersebut berpotensi mengakibatkan kerugian sekitar Rp51,45 Miliar akibat gagal panen. 

Baca Juga: Hingga Akhir Pendaftaran, 14 SMP di Jepara Kurang Ratusan Siswa 

Sehingga ia berharap dengan penanganan lebih lanjut, potensi kerugian di sektor pertanian dapat diminimalisir.

Selain itu, potensi pariwisata di Bongpes juga cukup tinggi. Selain wisata alam, Bendungan Welahan Bum menurutnya juga bisa menjadi wisata edukasi apabila diperbaiki. Sebab bendungan karet yang dapat mengembang dan mengempis secara otomatis tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER