31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Hingga Akhir Pendaftaran, 14 SMP di Jepara Kurang Ratusan Siswa 

BETANEWS.ID, JEPARA – Hingga akhir pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP di Kabupaten Jepara pada Kamis, (26/6/2025) pukul 13.00 WIB, terdapat 14 sekolah yang masih kekurangan jumlah siswa. 

Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Ahmad Nurrofiq menyebutkan 14 SMP tersebut yaitu, SMPN 1 Donorojo kurang 6 siswa dari daya tampung sebanyak 224 siswa. 

Baca Juga: Viral di Medsos, Tukang Ojek di Wisata Kali Ndayung Jepara Kecipratan Berkah 

-Advertisement-

Kemudian SMPN 2 Karimunjawa kurang 9 siswa dari daya tampung sebanyak 64 siswa. SMPN 1 Nalumsari kurang 2 siswa dari daya tampung sebanyak 96 siswa. 

SMPN 2 Batealit kurang 24 siswa dari daya tampung sebanyak 64 siswa. SMPN 2 Donorojo kurang 25 siswa dari daya tampung sebanyak 96 siswa. SMPN 2 Karimunjawa kurang 17 siswa dari daya tampung sebanyak 32 siswa. 

SMPN 2 Kedung kurang 43 siswa dari daya tampung sebanyak 96 siswa. SMPN 2 Keling kurang dari 13 siswa dari daya tampung sebanyak 64 siswa. SMPN 2 Kembang kurang 26 siswa dari daya tampung sebanyak 192 siswa. 

Selanjutnya, SMPN 2 Pakis Aji kurang 16 siswa dari tampung sebanyak 96 siswa. SMPN 3 Batealit kurang 18 siswa dari daya tampung sebanyak sebanyak 96 siswa. 

SMPN 3 Kedung kurang 13 siswa dari daya tampung sebanyak 128 siswa. SMPN 3 Kembang kurang 16 siswa dari daya tampung sebanyak 224 siswa. Dan terakhir SMPN 4 Kembang kurang 11 siswa dari daya tampung sebanyak 32 siswa. 

“Dari 14 sekolah tersebut jumlah murid yang belum terisi sebanyak 239 siswa,” katanya saat ditemui di Kantor Disdikpora Kabupaten Jepara, Kamis (26/6/2025).  

Sehingga ia melanjutkan dari total 39 SMP di Kabupaten Jepara dengan daya tampung sebanyak 8.288 siswa, kuota yang sudah terisi sebanyak 8.049 siswa.   

“Satuan pendidikan yang jumlah siswanya masih kurang nanti akan mengajukan ke dinas pendidikan untuk perpanjangan waktu supaya nanti bisa ada tambahan siswa,” jelasnya. 

Baca Juga: Terkendala Status Kepemilikan Lahan, Pemkab Jepara Belum Bisa Perbaiki Wisata Kali Ndayung 

Tambahan waktu pendaftaran tersebut ia mengatakan nantinya diberikan dua opsi. Yaitu sebelum masa pengumuman SPMB pada Sabtu, (28/6/2025) atau sebelum masa pendaftaran ulang pada Selasa-Rabu, (1-2/7/2025).  

“Tapi biasanya yang digunakan itu sampai daftar ulang. Karena kalau tidak memenuhi rombel (rombongan belajar) itu tidak masalah, yang penting tidak melebihi kuota,” katanya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER