31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Kabar Baik, Kudus Bersiap Jadi Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tengah mempersiapkan diri untuk meningkatkan status sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dari tingkat pratama menjadi tingkat madya. Verifikasi lapangan secara hybrid pun dilakukan dan dilaksanakan di lantai 4 gedung Setda Kudus, Selasa (3/6/2025).

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengatakan bahwa proses verifikasi terhadap kesiapan Kudus sebagai KLA kini tengah berlangsung. Tim dari kementerian telah datang untuk menilai berbagai aspek penting yang menjadi indikator kelayakan sebuah kabupaten ramah anak.

Baca Juga: Pasar Tradisional Sepi, DPRD Kudus Dorong Pedagang Beralih ke Penjualan Online

-Advertisement-

“Kami telah melakukan pemaparan kepada tim verifikasi. Semoga tahun ini Kabupaten Kudus bisa naik tingkat dari pratama menjadi Kabupaten Layak Anak kategori madya,” ujar Bupati Sam’ani usai pemaparan di lantai 4 Gedung Setda Kudus, Selasa (3/6/2025).

Dijelaskan Sam’ani, tim verifikasi menyampaikan sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian serius jajaran Pemkab Kudus. Terdapat lima indikator utama yang menjadi dasar penilaian, dan setiap poinnya harus dipenuhi secara menyeluruh untuk mencapai target yang diinginkan.

“Tadi tim verifikasi menyampaikan ada beberapa persoalan yang memang harus kita benahi. Namun secara keseluruhan, Kudus ini sudah baik,” katanya.

Salah satu perhatian utama adalah pemenuhan regulasi pendukung yang menjadi syarat administratif penting dalam penilaian. Pemkab Kudus mengaku telah merespons cepat dengan menyiapkan hal tersebut.

“Upaya menuju KLA tingkat madya ini merupakan kelanjutan dari capaian tahun sebelumnya, di mana Kudus berhasil memperoleh status KLA tingkat pratama. Peningkatan status ini dinilai sebagai bentuk komitmen daerah dalam mewujudkan hak-hak anak secara menyeluruh,” bebernya.

Dia juga mengajak seluruh stakeholder, mulai dari dunia pendidikan, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha, untuk ikut menciptakan ekosistem yang ramah anak. Kolaborasi dinilai menjadi kunci utama dalam pemenuhan indikator-indikator yang telah ditentukan.

Baca Juga: Penjualan Pisau dan Asahan di Pasar Pon Kudus Meningkat Jelang Iduladha

“Semoga semua pihak bisa ikut mendukung, karena ini bukan hanya urusan pemerintah. Lingkungan yang layak bagi anak adalah tanggung jawab bersama,” tutup Sam’ani.

Sebagai informasi, terdapat lima klaster indikator yang harus dipenuhi suatu daerah untuk dinyatakan layak anak. Kelima indikator itu meliputi hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta waktu luang dan budaya, serta perlindungan khusus bagi anak korban kekerasan, eksploitasi, pornografi, dan kondisi darurat.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER