BETANEWS.ID, JEPARA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dijadwalkan akan mengecek secara langsung calon lokasi Pelabuhan Niaga di Kabupaten Jepara. Kunjungan tersebut rencananya akan dilakukan pada bulan Mei 2025 ini.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan untuk merealisasikan rencananya membangun Pelabuhan Niaga ia sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak agar mau menjadi calon investor. Salah satunya yaitu menggandeng PT Pelindo.
Baca Juga: Tersangka Predator Seksual Jepara Bukan Penghuni Asli, Pemilik Kos Ngaku Kecolongan
“InsyaAllah Mei ini Pelindo akan datang kesini (Jepara) untuk melihat lokasi. Nanti ada beberapa calon lokasi yang diinginkan oleh Pelindo,” katanya pada Senin, (5/5/2025).
Salah satu calon lokasi yang menurutnya akan dikunjungi oleh Pelindo yaitu pesisir Desa Balong, Kecamatan Kembang. Lahan tersebut diketahui merupakan milik dari Perhutani dan PTPN IX dengan luas 900 hektare.
Sedangkan terkait beberapa calon lokasi lainnya ia enggan untuk menyebutkan. Sebab hal tersebut merupakan kewenangan dari PT Pelindo.
“Ada sih beberapa calon, tapi kita ngga bisa sebutkan karena itu kewenangan Pelindo. (Pesisir Desa Balong) itu juga salah satunya,” katanya.
Dari beberapa opsi calon lokasi, ia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Pelindo, lokasi mana yang nantinya akan dipilih sebagai lokasi Pelabuhan Niaga di Jepara.
“Nanti kita lihat juga beberapa calon lokasi yang diinginkan Pelindo. (Lokasi) mana yang (nanti) terbaik buat Pelindo, investorlah yang punya kewenangan untuk menentukan tempatnya,” tambahnya.
Sebagai persiapan pembangunan pelabuhan, ia juga berencana melakukan kajian Feasibility Study (FS) atau kajian mengenai kelayakan suatu proyek. Namun kajian tersebut menurutnya masih menunggu persetujuan dari PT Pelindo.
Baca Juga: Prihatin Kasus Predator Seksual di Jepara, Ketua DPRD: ‘Peringatan Keras Bagi Orang Tua’
Sebab menurutnya apabila PT Pelindo sudah berencana untuk membuat FS, maka Jepara sudah layak untuk memiliki pelabuhan.
“Kita mulai dengan bikin FS-nya dulu. Kerjasama dengan Pelindo, kalau memang Pelindo mau buat FS sama kita berarti itu sudah layak untuk jadi pelabuhan,” ujarnya.
Editor: Haikal Rosyada

