Sempat Dirawat di RS, Korban Tragedi Tawuran Pelajar di Pati Meninggal Dunia

Peristiwa itu terjadi di Jalan Pati-Gembong, tepatnya di Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo. Lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari SMKN 2 Pati.

Salah satu saksi, Bu De, yang merupakan pemilik warung nasi di sekitar lokasi, menjadi saksi mata kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa bentrokan pecah sekitar pukul 12.15 WIB, saat khutbah Salat Jumat masih berlangsung di masjid sekitar.

“Kejadiannya saat salat Jumat. Saya bilang gini ke mereka, waktu salat Jumat kok malah bertengkar,” ujar Bu De.

-Advertisement-

Menurut penuturan Bu De, tawuran bermula saat sekelompok pelajar datang mengendarai motor. Tidak lama berselang, kelompok lain menyusul sambil membawa bambu dan kayu, lalu mengejar mereka.

Baca juga: Satu Pelajar Pati Dilarikan ke RS Akibat Tawuran, Polisi Beberkan Kronologinya

“Terus dikejar dengan pakai bambu dan kayu,” tambahnya.

Atas aksi itu, polisi  berhasil membekuk enam pelajar SMK yang diduga terlibat dalam aksi tawuran antar-pelajar. 

Polisi bergerak cepat dan kurang dari tujuh jam berhasil membekuk enam pelaku tawuran tersebut. 

“Alhamdulillah, berkat informasi dari masyarakat, sehingga, kurang dari tujuh jam kami melakukan pengungkapan dan mengamankan 6 pelaku kasus tawuran antar-pelajar, ” ujar Kasat Reskrim Polresta Pati AKP Heri Utomo, pada Sabtu (10/5/2025). 

Ia menyebut, dari enam pelaku yang berhasil ditangkap itu, untuk sementara ini masih dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan kasus tersebut. 

“Dari 6 pelaku ini, untuk sementara masih kita kembangkan perannya masing-masing. Nanti saya akan informasikan lagi, ” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER