Pelaku Pembacokan di Kudus Diringkus, Polisi: ‘Tak Ada Tempat untuk Premanisme’

BETANEWS.ID, KUDUS – Unit Reserse Kriminal Polsek Kota Kudus berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di halaman parkir sebuah tempat makan di Kudus. Insiden berdarah itu berlangsung pada Jumat, 18 April 2025, sekira pukul 04.40 WIB.

Pelaku diketahui berinisial MGA (22), warga Kecamatan Bae, Kudus. Ia ditangkap tanpa perlawanan oleh tim Reskrim Polsek Kota Kudus pada Kamis, 8 Mei 2025 setelah sempat melarikan diri dan bersembunyi di sebuah rumah kos di wilayah Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban yang baru saja keluar dari sebuah angkringan di selatan pertigaan Jember melihat sekelompok remaja tengah berkelahi. Dengan niat baik, korban mencoba melerai, namun justru menjadi korban kekerasan.

-Advertisement-

Baca juga: Masih Simpan Kunci Toko, Mantan Teknisi Konter Gasak 31 IPhone di Kudus

“Pelaku yang saat itu dalam kondisi mabuk, tiba-tiba menyerang korban menggunakan celurit dan membacok kepalanya. Serangan itu sangat brutal dan menyebabkan korban mengalami luka dibagian kepala,” jelas AKP Subkhan kepada Betanews.id melalui siaran tertulisnya, Jumat (16/5/2025).

Usai melakukan pembacokan, pelaku langsung kabur dan sempat berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi. Namun petunjuk CCTV di sekitar TKP dan informasi dari masyarakat, keberadaan MGA berhasil diketahui.

“Tak hanya itu, celurit yang sempat dibuang pelaku juga berhasil ditemukan dan kini dijadikan barang bukti dalam proses hukum,” beber Kapolsek Kudus Kota tersebut.

Atas perbuatannya, MGA dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 2 tahun 8 bulan. AKP Subkhan juga menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan maupun kegiatan negatif seperti mabuk-mabukan dan membawa senjata tajam yang digunakan untuk tindak kriminalitas.

Baca juga: BPBD Kudus Berhasil Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Berugenjang, Kudus 

“Premanisme dalam bentuk apa pun tidak akan kami toleransi. Kami minta masyarakat, khususnya anak-anak muda, untuk tidak mudah terprovokasi dan menjauhi kekerasan. Laporkan jika ada gangguan keamanan atau aktivitas mencurigakan. Kami siap menindaklanjuti,” tandasnya.

Dia berharap, dengan ditangkapnya pelaku, masyarakat dapat kembali merasa aman dan kasus serupa tidak terulang. Polres Kudus berkomitmen untuk terus menjaga kondusivitas wilayah dan menindak tegas siapa pun yang mencoba merusak ketertiban umum.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER