Banjir Rob di Tunggulsari Pati Kembali Naik, Kades : ‘Ini Tambah Parah’

BETANEWS.ID, PATI – Banjir rob kembali menerjang pemukiman warga di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Pati, pada Jumat (30/5/2025). Kedalaman air di lokasi tersebut mencapai 60-80 centimeter.

Kepala Desa Tunggulsari, Setyo Wahyudi mengatakan, banjir rob yang melanda desanya kali ini disebut paling parah dibanding sebelumnya. Apalagi di wilayah RT 05, yang semua rumah warga terendam banjir. 

Baca Juga: Banjir di Pati Disebut Bukan Sekadar Cuaca, Tapi Salah Urus DAS

-Advertisement-

Katanya, setidaknya ada 36 rumah warga yang berada di lokasi tersebut terendam banjir rob. Sehingga, warga harus menaikkan barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi.

“Kondisi terkini tambah gede, tapi Alhamdulillah tidak ada hujan. Parah ini di  RT 05, tambah parah daripada kemarin. Di jalan ini edalaman air sampai 60 centimeter,” ujar Kades, melalui sambungan telepon, Jumat (30/5/2025).

Kades menyebut, rob mulai terjadi pagi tadi sekitar pukul 7.00 WIB. Hingga siang ini, menurutnya belum ada tanda-tanda air surut.

Biasanya, air rob tersebut ketika sore hari mulai surut. Namun, melihat kondisi sekarang ini, ia memprediksi kalau banjir rob hingga sore nanti tidak surut seperti sebelumnya.

“Kalau kemarin jam 5 sore airnya sudah ke arah timur atau surut. Nah kalau ini, kayaknya sore tetap ada, ketinggiannya,  tinggi banget,” ungkapnya.

Meski begitu,menurutnya warga masih tetap memilih untuk bertahan di rumah masing-masing. Mereka belum berniat untuk beranjak mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Sebagai antisipasi, pihaknya kali ini stand by untuk memantau kondisi banjir rob. Dirinya juga mengaku sudah melaporkan kondisi yang terjadi di desanya kepada BPBD Pati hingga Satpolairud Polresta Pati.

“Untuk sekarang ini ya mengantisipasi risikio besar. Kalau menanggulangi tidak saatnya. Saat ini kondisi tambak juga sudah rata dengan air laut. Warga sudah pasrah,” sebutnya.

Setyo Wahyudi menyebut, banjir rob di desanya terjadi sejak 19 Mei 2025 lalu. Kemudian, pada Rabu (21/5/2025) banjir rob terus meninggi hingga masuk ke dalam rumah warga. 

Baca Juga: Harap Bersabar, 836 PPPK Tahap 1 di Jepara Baru Dilantik Oktober Mendatang

Saat itu, sekitar 160 rumah warga terdampak. Seratusan rumah tersebut tersebar di RT 1, RT 2, RT 3, RT 4 dan RT 5 RW 5. Kini, banjir sudah mulai surut dan menyisakan sekitar 36 rumah di RT 5 RW 1 dengan ketinggian dari 5 hingga 60 centimeter. 

Air rob sempat surut, namun, hari ini, katanya banjir rob justru lebih parah daripada sebelumnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER