31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Pengurus IKA PMII Pati 2025-2030 Dilantik, Tekankan Pentingnya Guyub Rukun

BETANEWS.ID, PATI – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati periode 2025-2030 resmi dilantik pada Minggu (27/4/2025) sore. Pelantikan yang sekaligus dirangkai dengan rapat kerja ini berlangsung di Joglo Pergerakan Sahabat Muslihan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil.

Dalam acara tersebut, para pengurus dilantik langsung oleh Bendahara Umum Pengurus Wilayah IKA PMII Jawa Tengah, M Mahbub Zaki. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Gus Boby menekankan pentingnya menjaga kekompakan di antara sesama alumni.

Baca Juga: Sekolah Terendam Banjir, Siswa SD di Ketitangwetan Pati Dipulangkan

-Advertisement-

“Kita sebagai alumni harus guyub rukun dan menebarkan kebaikan di mana pun berada. Dan tentunya, saya sampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik, semoga diberi kelapangan hati dalam berkhidmat,” ucapnya.

Ketua IKA PMII Pati, Ahmad Jukari, juga menyampaikan harapannya agar pelantikan ini menjadi titik awal mempererat kolaborasi antaralumni untuk kemajuan masyarakat.

“Semoga ini bisa menjadi momentum konsolidasi dan kontribusi kita untuk Indonesia,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, memberikan arahan tentang pentingnya prinsip 3M dalam menjalankan organisasi IKA PMII, yakni Menginventarisasi Alumni, Melakukan Konsolidasi, dan Menggerakkan Alumni.

“Kita harus menginventarisasi alumni, seperti misal yang di struktural pemerintahan itu siapa saja. Kemudian menginventarisasi problematika dan kebutuhan IKA PMII Pati,” jelasnya.

KH. Yusuf juga menegaskan pentingnya konsolidasi di antara para kader.

“Mengonsolidasikan apa yang bisa dilakukan. Konsolidasi antarkader ini penting,” ungkapnya.

Baca Juga: Setelah 8 Jam Pencarian, Seorang Guru di Pati Ditemukan Tewas di Sungai Usai Ditabrak Bus

Setelah itu, para kader diharapkan bergerak aktif dalam berbagai sektor.

“Menggerakkan. Kalau sudah diinventarisasi, dikonsolidasikan, tapi nggak digerakkan ya sulit. Intinya jangan berhenti berijtihad dan konsolidasikan apa yang bisa dilakukan,” pesan dia.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER