Seorang Pencari Kerang di Dukuhseti Tenggelam Usai Perahunya Tabrakan

BETANEWS.ID, PATI – Seorang nelayan di Dukuhseti, Pati, dilaporkan tenggelam usai perahu yang ditumpanginya tabrakan di kawasan area laut TPI Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Hingga malam ini, nelayan yang tenggelam tersebut belum ditemukan.

Ketua Relawan SAR Tunggul Wulung, Ali Masudi mengatakan, peristiwa kecelakaan perahu nelayan yang terjadi di Lautan Banyutowo itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Menurutnya hingga malam ini korban atas nama Warsito (35), warga Dukuh Selempung, Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Pati belum ditemukan.

Baca Juga: Kewalahan Penuhi Pesanan, Pengusaha Kerupuk Tenggiri di Pati Sampai Tambah Pekerja

-Advertisement-

“Belum. malam ini pihak keluarga, nelayan dan relawan mengadakan pencarian,” ujarnya.

Ali menjelaskan, kejadian bermula korban yang biasanya melaut mencari kerang itu, akan pulang. Informasinya, kata dia, perahu milik korban tertabrak perahu temannya.

Akibatnya, perahu milik korban tenggelam ke laut. Pemilik perahu belum ditemukan. Pencarian akan kembalikan dilakukan besok pagi.

“Setelah tertabrak perahu ditumpangi korban tenggelam. Adapun orangnya belum ditemukan. Tim Tunggul Wulung bersama nelayan melakukan pencarian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan menjelaskan, peristiwa itu bermula saat KM Mas Biru GT 3 yang dinakhodai oleh Hasyim Mustopa (37) sedang dalam perjalanan pulang dari melaut menuju dermaga TPI Banyutowo.

Kemudian, ketika mendekati muara sungai Alasdowo, kapal tersebut menabrak Kapal Garut Bukur Bukur ditumpangi korban saat sedang menangkap kerang.

“Jarak yang terlalu dekat, membuat tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas Kasat Polairud Polresta Pati.

Akibat tabrakan tersebut, Kapal Garut Bukur mengalami kerusakan dan kebocoran. Setelah tabrakan, Hasyim Mustopa berusaha memberikan pertolongan dengan melemparkan tali kepada korban. Upaya penyelamatan terus dilakukan, namun korban tetap berada dikapalnya. Akibatnya, kapal korban tenggelam.

“Korban akhirnya tenggelam beserta kapalnya,” ujar Kompol Hendrik Irawan.

Baca Juga: Ratusan Perantau dari Jakarta Tiba di Kampung Halaman Pati

Kasat Polairud juga menjelaskan, dari keterangan saksi mata lainnya, yakni Munawi (46) yang merupakan ABK KM Mas Biru GT 3, bahwa mereka telah berusaha mencari korban bersama nelayan lain yang berada di sekitar lokasi. Namun tidak berhasil menemukannya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada koordinator nelayan setempat, Giyono, yang selanjutnya menghubungi Satpolairud Polresta Pati.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER