BETANEWS.ID, PATI – Momentum Ramadan 2025 ini menjadi berkah tersendiri bagi pemilik usaha kerupuk tenggiri. Pada bulan ini, permintaan camilan yang berbahan baku ikan tersebut naik signifikan.
Hal ini seperti yang dialami pelaku usaha kerupuk tenggiri di Dukuh Randukuning, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan/Kabupaten Pati. Trend kenaikan penjualan bahkan mencapai hingga tiga kali lipat, dibandingkan hari biasa.
Baca Juga: Ratusan Perantau dari Jakarta Tiba di Kampung Halaman Pati
Andi Winarko, pemilik usaha kerupuk tenggiri mengatakan, bahwa kerupuk buatannya laris manis saat musim Ramadan ini. Dia mengaku sampai kewalahan dalam memenuhi permintaan pasar.
Biasanya, dia hanya memproduksi 30 sampai 40 kilogram kerupuk. Kini bertambah menjadi 100 kilogram setiap harinya.
“Setiap ada Ramadan kita pasti ada peningkatan sekitar 2 sampai 3 kali lipat dibanding dengan hari biasa,” ujar Andi.
Dia mengatakan, kerupuk yang ia produksi laku keras di wilayah eks Karesidenan Pati sampai ke Semarang. Dia biasanya menjual secara grosir, bukan eceran.
“Untuk satu bal berisi 2 kilogram dengan harga Rp150 ribu. Jadi per kilonya Rp75 ribu,” ungkapnya.
Lebih lanjut Andi menjelaskan, untuk produksi kerupuk, sehari bisa jadi. Mulai dari pembuatan adonan pagi hari yang berisi ikan tenggiri dengan tepung, lalu diaduk menjadi adonan.Â
Baca Juga: Warga Temukan Mayat Bertato di Sungai Desa Wegil Sukolilo, Awalnya Dikira Boneka
Setelah itu siangnya penggorengan, serta sorenya pengemasan dan siap untuk dikirim ke para pembeli.Â
“Di sini ada 15 pekerja. Ada pekerja musimnya. Normalnya ada 5 sampai 6 orang. Itu termasuk saya ikut kerja juga karena pesanan banyak saat Ramadan,” jelasnya.Â
Editor: Haikal Rosyada

