BETANEWS.ID, KUDUS –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus akan menggelar debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebanyak dua kali. Debat pertama pada 23 Oktober dan kedua 13 November.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus, Ahmad Amir Faisol, menjelaskan, baik debat pertama dan kedua akan dilaksanakan di lokasi yang sama, yakni Hotel Griptha Kudus. Menurutnya, penentuan lokasi debat tersebut sudah jadi kesepakatan kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kudus.
“Penentuan lokasi debat sudah jadi kesepakatan LO (Liaison Officer) kedua paslon dan KPU. Acara debat juga akan disiarkan langsung di stasiun televisi,” bebernya.
Baca juga: Debat Paslon Pilkada Jepara Bakal Diadakan 3 Kali, Ini Jadwalnya
Terkait format debat, lanjut Fasiol, kedua paslon Sam’ani-Bellinda dan Hartopo-Wahib akan tampil bersama untuk adu gagasan.
“Jadi debatnya nanti tidak calon bupati lawan calon bupati di debat pertama, dan antar calon wakil bupati di debat kedua, tidak begitu. Debatnya nanti antarkedua paslon. Jadi keduanya tampil bersamaan,” ungkapnya.
Faisol mengatakan, KPU Kudus juga sudah menentukan tema atau materi debat, baik untuk debat pertama maupun yang kedua.
“Di debat pertama tema debat ada keagamaan, ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan. Sementara debat kedua nanti temanya pendidikan, olahraga, kesehatan, perempuan, teknologi informasi, politik dan hukum,” jelasnya.
Baca juga: KPU Kudus akan Gelar Debat Kandidat Dua Kali, Ini Jadwalnya
Untuk panelis debat, tutur Faisol, sudah ada petunjuk teknis (juknis) di Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Kriteria tersebut di antaranya dari akademisi, tokoh masyarakat, termasuk budayawan, dan lain sebagainya.
“Intinya sosok di daerah yang memenuhi kriteria tersebut nanti bisa jadi perumus maupun panelis debat. Tentunya memerhatikan beberapa aspek, yang bersangkutan tak ada ikatan dengan salah satu paslon,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

