BETANEWS.ID, PATI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pati bagian Selatan, Jumat (25/10/2024) malam, mengakibatkan banjir bandang di sejumlah desa, seperti Desa Gunungpanti dan Godo, Kecamatan Winong, kemudian Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo.
Kejadian banjir bandang ini pun sempat ramai di beberapa media sosial Facebook. Salah satunya diunggah akun Facebook Muhammad Lukman.
Pada video itu terlihat seorang pria memberikan informasi terkait kondisi sungai di perbatasan Gunungpanti dan Sinomwidodo meluap. Akibatnya kondisi jalan di desa itu terendam banjir.
Baca juga: Bantuan Gagal Panen untuk Petani di Pati Akhirnya Cair Setelah 1,5 Tahun Menanti
Pria tersebut juga meminta kepada desa-desa di sebelah agar waspada terjadinya banjir bandang.
“Yang berada di bawah, Desa Sinomwidodo, Angkatan Kidul, Angkatan Lor saya harap untuk waspada karena debit air bertambah sehingga ini bisa saya pastikan jalan Sinomwidodo tikungan akan terendam dan tidak bisa dilewati,” ucapnya.
Terkait banjir itu, Kabid Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Pati, Sutarno mengatakan, banjir bandang itu disebabkan curah hujan yang tinggi. Meski demikian, dampak banjir bandang tidak sampai ada rumah warga yang rusak parah.
“Hari ini kita tindaklanjuti pembersihan lumpur,” ujar Sutarno lewat sambungan telepon, Sabtu (26/10/2024).
Menurutnya, dampak dari banjir bandang ini, jalan desa dan sekolahan di Desa Angkatan Kidul juga terendam lumpur.
“Kalau terendam tidak, karena air itu lewat, air masuk terus hilang. Itu banjir bandang seperti ini. Kebetulan di lapangan juga ada tanggul Angkatan Lor jembol,” ungkapnya.
Baca juga: Soal Rencana Pabrik Semen di Tambakromo, Gunretno: ‘Ini Bukan Info Lagi, Kami Dapatkan Datanya’
Sementara itu, Kepala Desa Sinomwidodo Rakimin mengatakan, banjir terjadi akibat hujan deras dari pukul 18.00 sampai pukul 20.00 WIB.
“Banjir melanda puluhan rumah di 3 RW, dan ketinggian air saat ini mencapai 60 centimeter lebih,”ungkapnya.
Menurutnya, warga semalam juga waspada dan mengamankan barang-barang berharga yang ada di dalam rumah.
Editor: Ahmad Muhlisin

