BETANEWS.ID, KUDUS – Alunan musik Keroncong dangdut (congdut) terdengar cukup membuai beberapa pengunjung Pameran Temporer di Museum Kretek, Jumat (25/10/2024). Grup yang digawangi anggota Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Kudus itu memainkan beberapa lagu yag membuat para penonton bergoyang.
Penampilan congdut itu seperti membuka Pameran Temporer dengan meriah. Kegiatan pameran UMKM dan ekonomi kreatif (ekraf) itu memang cukup dinantikan banyak orang karena punya beragam acara yang menarik.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum dan Taman Budaya Kudus, Sudarman, menyampaikan, untuk mengawali Pameran Temporer, pihaknya memberikan hiburan kepada masyarakat Kudus dengan congdut. Selain itu, penampilan congdut tersebut sebagai ajakan untuk masyarakat datang ke acara.
Baca juga: Museum Kretek Akan Gelar Pameran Temporer, Bertabur Acara Seru!
“Jadi untuk mengisi jeda waktu menjelang pembukaan acara secara resmi, kami tampilkan congdut ini. Agar bisa menarik pengunjung untuk menghadiri acara dalam Pameran Temporer bertajuk Kretek dalam Peta Kebangsaan,” jelasnya.
Ia menuturkan, acara tersebut akan memamerkan koleksi yang sudah terpajang di Museum Kretek dan koleksi yang belum pernah ditampilkan sebelumnya.
“Untuk penampilan congdut ini mulai pukul 9.00-11.00 WIB, sebelum acara pembukaan. Untuk pembukaan setelah Jumatan sekitar pukul 13.30 WIB,” jelasnya.
Ia menuturkan, sebagai pendukung acara, di dalam kegiatan tersebut juga ada pameran UMKM dan ekonomi kreatif (ekraf). Setidaknya total ada sebanyak 35 stand tersedia dalam menunjang kegiatan tersebut.
Baca juga: Jumlah Wisatawan di Kudus Meningkat Signifikan
“Sebanyak 20 stand dari ekraf dan perwakilan desa wisata di Kabupaten Kudus. Ditambah 15 stand untuk UMKM di Kabupaten Kudus. Untuk ukuran stand 3 X 3 meter.
Dalam acara Pameran Temporer tersebut akan terlaksana selama tiga hari, yakni mulai 25-27 Oktober 2024. Menurutnya, sejumlah perusahaan kretek yang sudah tidak beroperasi dan juga masih beroperasi, ikut andil dalam kegiatan tersebut.
Masing-masing perusahaan rokok seperti PT Djarum, PT Nojorono Tobacco, dan sebagainya akan memamerkan sejumlah koleksi bersejarah mereka masing-masing. Selain itu, ada Museum Jenang yang juga akan menampilkan koleksi kretek miliknya.
“Untuk rundown acara ada sejumlah tarian dari beberapa pelaku seni, tampilan teater, lomba solo song, pasar raya kretek, penampilan campursari, penampilan band, fashion show, dan lain sebagainya,” tuturnya. (adv)
Editor: Ahmad Muhlisin

