BETANEWS. ID, PATI – Pasangan Calon Bupati Pati dan Wakil Bupati Pati nomor urut 03, Budiyono-Novi Eko Yulianto menyampaikan, membangun Pati merupakan kewajiban bersama, yakni bagaimana mewujudkan Pati yang sejahtera.
Hal itu disampaikan Calon Bupati Pati Budiyono saat closing statemen pada Debat Pertama Pilkada Pati yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati di ruang Rapat Paripurna DPRD Pati, Rabu (30/10/2024).
“Membangun Pati adalah kewajiban kita bersama, Pati sejahtera lahir dan batin adalah tujuan kita bersama. Untuk itulah, kami sampaikan bahwa pembangunan ini akan berhasil, ketika pembangunan itu dimulai dari sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Budiyono.
Baca juga: Paslon Wahyu-Suharyono Sebut Akan Dirikan BLK di Semua Kecamatan
Untuk itulah, katanya, pada setiap kesempatan, pihaknya menyampaikan bahwa pembangunan SDM menjadi prioritas.
“Peningkatan akhlak merupakan prioritas kami. Yakni dengan menyediakan generasi yang cerdas, generasi yang jujur, generasi yang bersih, generasi yang tidak korupsi, generasi yang berintegritas membangun,” imbuhnya.
Dengan hal tersebut, dan dibarengi semangat yang luar biasa, menurutnya, merupakan dasar untuk membangun Kabupaten Pati.
Budi menyebut, di Kabupaten Pati ini banyak sekali pengkajian-pengkajian kitab, yakni, tujuannya untuk membentuk SDM yang berakhlakul karimah.
Namun katanya, dengan berkembangnya waktu dan berkembangnya keadaan, hal itu belum cukup. Untuk itu, pihaknya menekankan kepada pendidikan-pendidikan swasta, pendidikan formal, nantinya akan memasukkan pendidikan akhlak.
Baca juga: Sudewo Sebut Infrastruktur Jalan di Pati Perlu Pakai Kontruksi Ramah Lingkungan
“Selanjutnya kami akan memasukkan pendidikan akhlak, pendidikian fiqih, pendidikan tauhid. Ini untuk menambah pengetahuan, untuk menambah pembelajaran tentang kitab Taklimul Muta’alim,” ucapnya.
Dengan begitu menurutnya, masyarakat Pati yang disebutnya sudah baik ini, akan menjadi lebih baik lagi.
“Untuk itulah, kami, Paslon Budi-Novi tidak akan ngapusi dan akan amanat,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

