31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Krisis Air Bersih, Pemkab Pati Tingkatkan Status jadi Tanggap Darurat Kekeringan

BETANEWS.ID, PATI – Krisis air bersih pada musim kemarau panjang terjadi di puluhan desa di Kabupaten Pati. Terkait kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Pati akhirnya meningkatkan status dari siaga menjadi tanggap darurat bencana kekeringan.

Penjabat (Pj) Bupati Pati, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan, peningkatan status tersebut berdasarkan berbagai faktor, salah satunya adanya 156.850 jiwa warga di 71 desa mengalami krisis air bersih.

”Masa tanggap darurat bencana kekeringan selama 14 hati ke depan. Semoga ini nanti berdampak baik. Bila nanti harus diperpanjang kami perpanjangan. Tapi kalau sudah hujan kita segera hentikan,” ujar  Sujarwanto usai mempimpin Rapat Penetasan Status Tanggap Darurat Kekeringan tersebut di Ruang Joyokusumo Setda Pati, Selasa (24/9/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Terdampak Kekeringan, Ribuan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Pati Puso

Ia mengatakan, penetapan status tanggap darurat kekeringan ini dilakukan, karena jumlah desa dan warga yang terdampak kekeringan semakin meluas.

”Melihat perkembangan situasi yang ada mulai dari perairan untuk rumah tangga, pertanian dan dampak kebakaran. Itu cukup menganggu karena laporan setiap pekan ada. dua hari se kali bahkan sehari beberapa ada kejadian kebakaran,” ungkapnya dalam agenda yang dihadiri BPBD Pati, Satpol PP Pati, Dinas Ketapang, Polresta Pati, PN, hingga Kodim 0718/Pati itu.

Berdasarkan catatan Pemkab Pati, setidaknya ada 156.850 jiwa dari 47.098 kepala keluarga di Kabupaten Pati yang mengalami krisis air bersih. Mereka tersebar 71 desa dan tersebar di 9 kecamatan.

Kecamatan yang mengalami krisis air bersih tersebut yakni, Kecamatan Sukolilo, Kayen, Gabus, Jakenan, Jaken, Winong, Tambakromo, Batangan, dan Pucakwangi.

”Sebanyak 940 tangki air bersih sudah disalurkan. Masing-masing tangki 5 ribu air. Sehari bisa kirim 20-35 tangki,” kata Pj Bupati Pati.

Baca juga: Kekeringan Terus Meluas, PWI Pati Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

Pemkab Pati pun bakal melakukan berbagai langkah untuk menanggulangi krisis air bersih tersebut. Sejumlah dinas diminta ikut berperan agar kekeringan tidak semakin meluas.

”Kita juga bahas beberapa program. Bagaimana memenuhi sumur-sumur, sumber air bersih dan pola tanam yang baik agar tidak merugikan karena gagal panen. Kita coba bagaimana pemenuhan air bersih, mengatasi dampak kebakaran dengan agar bisa berumah tinggal kembali,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER