31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Kekeringan Terus Meluas, PWI Pati Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

BETANEWS.ID, PATI – Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati menyalurkan bantuan air bersih ke desa yang terdampak kekeringan. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran bantuan air bersih adalah Desa Tambah agung, Kecamatan Tambakromo, Pati, yang sudah lima bulan terakhir ini terdampak kekeringan.

Sekretaris PWI Pati, Nur Cholies menyampaikan, bahwasanya bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian dari jurnalis Pati yang berada di bawah naungan PWI.

Baca Juga: Isu Pendirian Pabrik Semen Mencuat, Kepala DLH Pati Bilang Begini

-Advertisement-

“Ini sesi pertama ya. Kalau musim hujan, kita biasanya memberikan bantuan untuk korban banjir, dan kalau kemarau seperti ini. Kita juga menyalurkan bantuan air bersih ke desa yang terdampak,” ujar Cholies, Sabtu (21/9/2024).

Menurutnya, untuk sesi pertama ini, PWI bekerja sama dengan agen gas elpiji di Pati, menyalurkan bantuan air bersih di satu titik. Nantinya, rencananya juga akan ke daerah lain yang terdampak kekeringan.

Apalagi katanya, saat ini berdasarkan dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Pati, sudah ada 69 desa yang terdampak kekeringan di 12 kecamatan.

Ia berharap, melalui kegiatan seperti ini, bisa menjadi solidaritas antarmasyarakat, bahwa di Pati ada desa-desa yang saat ini mengalami kekeringan. Imbasnya, banyak warga yang juga membutuhkan air bersih.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa pemerintah nantinya juga bisa memperhatikan hal seperti ini. Sehingga nantinya ada infrastruktur yang bisa mengatasi terkait problem kekeringan.

Sementara itu, Sukini salah satu warga Desa Tambahagung mengaku bersyukur hari ini kembali mendapatkan bantuan air bersih. Sudah lima bulan, desanya terdampak kekeringan karena musim kemarau ini.

Kalau tidak ada bantuan air bersih, katanya, ia harus mengambil air sejauh satu kilometer. Biasanya, untuk mendapatkan air bersih, dirinya harus memikul dua ember dengan jarak yang jauh.

Baca Juga: Soal Pabrik Semen di Pati, Dewan Sebut Tak Pernah Komunikasi dengan PT SMS

“Iya biasanya ngambil dari sana itu dekat masjid. Tapi kalau ada bantuan datang ya ikut ambil juga,” ungkapnya.

Dirinya juga terkadang membeli air untuk kebutuhan memasak atau minum. Kalau air yang berasal dari bantuan masyarakat atau relawan maupun pemerintah, biasanya digunakan untuk mandi maupun mencuci.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER