31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Hartopo-Wahib Disebut Berpeluang Raup 63 Persen Suara, Ini 3 Faktornya

Menurut Marantek, kesolidan tim di tingakat RT sangatlah penting untuk pemenangan di tingkat akar rumput. Tim ini akan bekerja mengajak masyarakat untuk memilih calon yang didukung. 

Dari pengamatan belakang ini, pihaknya mengakui pasangan Sam’ani-Bellinda memang ramai diperbincangkan di media sosial. Namun Marantek melihat, media sosial ini banyak buzzer. Jadi itu bukan pemilih asli dan belum bisa menjadi tolak ukur.

”Ramainya dukungan di media sosial itu tak bisa jadi tolok ukur. Apalagi sekarang banyak buzzer,” tuturnya.

-Advertisement-

Baca juga: Diserang Komen Negatif di Medsos, Hartopo: ‘Disenyumin dan Diselawati Saja’

Terkait banyaknya partai pengusung, lanjut Marantek, juga tak bisa jadi jaminan paslon tersebut memenangkan kostelasi Pilkada. Sebab, pemilih di Pilkada itu cenderung memilih figur bukan partai pengusung.

“Adanya banyak partai pengusung yang mendukung belum bisa menjadi tolak ukur pemenangan. Tolok ukurnya adalah kesolidan tim pemenangan. Sebab di Pilkada, masyarakat cenderung memilih figur,” bebernya.

Pria yang gemar mengoleksi keris tersebut mengakui, belakangan ini mulai banyak kampanye hitam yang menyerang pasangan Hartopo-Wahib. Hal ini dianggap lumrah terjadi. Namun dia menilai, itu bagian kecemasan dari lawan.

“Seharusnya, kontestasi Pilkada ini jangan jadi ajang saling menjelekkan paslon lain. Para calon lebih bersaing dalam menawarkan visi dan misi atau program kerja selama lima tahun kepada masyarakat,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER