BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, H. Masan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT), Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Selasa (13/8/2024). Pada kesempatan tersebut, dia meminta agar SIHT jangan sampai mangkrak.
Masan menyampaikan, Kudus memiliki Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang sangat besar, sehingga harus dimanfaatkan dengan maksimal. Dengan anggaran itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bisa membangun SIHT yang akan sangat bermanfaat bagi industri rokok kecil.
“Oleh karena itu, SIHT yang sudah dilahirkan atau dimunculkan ini jangan sampai mangkrak dan pembangunannya harus dilanjutkan,” tegas Masan.
Baca juga: Keberlanjutan Pembangunan SIHT Kudus Ditentukan di Bawah Warung Tenda
Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024, ungkap Masan, SIHT mendapat alokasi anggaran. Seyogyanya anggaran tersebut segera dilaksanakan sebab ini sudah Agustus.
“Saat ini DPRD Kudus juga sedang membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2025. Saya akan upayakan SIHT dapat alokasi anggaran dan pembangunannya bisa selesai tahun depan,” bebernya.
Masan mengatakan, pada 2024 ada pembangunan empat gudang produksi, jalan, pagar keliling, gerbang, sumur dalam, dan beberapa gedung penunjang. Kemudian pada 2025, pihaknya akan mendorong agar SIHT dapat alokasi anggaran lagi.
“Anggaran tersebut bisa digunakan untuk pembangunan penambahan gudang. Sebab, di tahun ini, kan, alokasi anggarannya hanya untuk empat gudang produksi saja,” ungkapnya.
Masan berharap pembangunan SIHT sudah selesai dan sudah beroperasi pada 2025. Jika sudah, pihaknya akan mengupayakan lagi untuk pembelian mesin produksi rokok sigaret kretek mesin (SKM) pada 2026.
“Tahun 2026 harapan saya ada mesin produksi SKM di SIHT. Gudang produksi sudah terbangun, ada mesin produksinya juga, jadi 2026 SIHT sudah final,” harap politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
Baca juga: Molor, Pembangunan SIHT Kudus Baru Tahap Review HPS
Sementara itu, Kepala Disnakerperinkop dan UKM, Rini Kartika Hadi Ahmawati, mengatakan, 2024 ini SIHT dapat alokasi anggaran sebesar Rp13 miliar untuk 12 item pekerjaan.
“Pekerjaan itu adalah pembangunan empat gudang produksi, pembangunan hanggar Bea Cukai, pembangunan gedung Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pagar keliling lanjutan, pintu gerbang, sumur dalam, dan lainnya. Untuk pengerjaan dimulai Agustus ini,” ujar Rini. (adv)
Editor: Ahmad Muhlisin

