31 C
Kudus
Sabtu, Juli 20, 2024

Produk Bersertifikat Halal di Kudus Baru Capai 6.436

BETANEWS.ID, KUDUS – Produk yang sudah bersertifikasi halal di Kudus sejauh ini belum maksimal. Sampai saat ini para pendamping produk halal masih terus berupaya untuk menyisir UMKM untuk memberikan sosialisasi sekaligus mendaftarkan para pelaku usaha mendapatkan sertifikat halal.

Satgas Halal pada Kantor Kementrian Agama (Kemanag) Kabupaten Kudus, Sony Wardhana mengatakan, hingga bulan Juli 2024 ini, produk yang sudah bersertifikat halal di Kudus ada sebanyak 6.436. sementara untuk rumah pemotongan hewan (RPH), baru ada dua tempat yang baru mendaftar.

Baca Juga: Tak Penuhi Target, Pemberlakuan Wajib Halal Ditunda

-Advertisement-

“Selama ini, para pendamping selalu bergerak untuk masyarakat yang memiliki usaha segera diurus sertifikasi halal-nya, mumpung gratis. Dari data ribuan itu merupakan data keseluruhan di Kudus yang sudah masuk,” bebernya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (5/7/2024).

Ia menjelaskan, di Kabupaten Kudus ada berbagai Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), baik itu dari LP3H IAIN Kudus, dan LP3H UIN Walisongo Semarang. Masing-masing menyisir UMKM di berbagai daerah termasuk di Kabupaten Kudus.

“Kita selalu sosialisasikan kepada masyarakat memalui pendamping produk halal ini. Tapi memang kendalanya adalah, masih banyak pelaku usaha yang tidak memiliki NPWP. Jadi kita tidak bisa bantu prosesnya,” ungkapnya.

Sebab, katanya, dalam persyaratan untuk mendaftarkan sertifikasi halal tersebut, para pelaku usaha salah satunya harus memiliki NPWP. Sehingga untuk pelaku usaha yang tidak mempunyai NPWP tak bisa mendaftarkan sebagai produk halal dari pemerintah.

Terpisah, Ketua LP3H IAIN Kudus, Muhaimin Kamal mengatakan, data pelaku yang sudah bersertifikasi halal melalui LP3H IAIN Kudus baru sebanyak 200 pelaku usaha. Menurutnya, data tersebut memang belum mengalami perkembangan yang signifikan.

Baca Juga: Stadion Wergu Wetan Kudus Disebut Netizen Mirip Madrasah, Begini Respon Bijak Dinas

Meski begitu, pihaknya saat ini akan melakukan perekrutan terhadap pendamping halal untuk mensosialisasikan sekaligus membantu para pelaku UMKM bersertifikat halal, terutama di Kota Kretek.

“Tanggal 12-13, pekan depan kita mulai melakukan pelatihan kepada pendamping halal. Kini sudah ada yang daftar 252 peserta dari target kami total 300 minimal. Itu yang akan menjadi petugas baru kami dan akan menyisir secara masif untuk UMKM yang ada di Karesidenan Pati,” ujarnya saat ditemui di kampus IAIN Kudus.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER