Kalahkan Lawet FC 3-2, PS Klumpit Belum Terkalahkan di Sukun League U-23

BETANEWS.ID, KUDUS – Lawet FC Loram Wetan harus menelan pil pahit di pekan ke-10 Liga Sepakbola Divisi 1 Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus Sukun U-23 League 2024. Menjamu pemuncak klasemen PS Klumpit di Lapangan Desa Loram Wetan, tim bertabur pemain Persiku tersebut harus takluk 2-3.

Big match Sukun League U-23 tersebut berjalan sangat menarik. Tensi pertandingan berjalan cukup tinggi sejak awal babap pertama. Kedua kesebalasan saling berbalas serangan dengan menampilkan teknik apik para pemainnya.

Tim tamu PS Klumpit mampu unggul terlebih dulu pada menit 9 melalui pemain nomor 9, Doni Zakaria. Namun semenit berselang, Lawet FC mampu menyamakan kedudukan melalui Hasan Khoirul Anam. Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.

-Advertisement-

Baca juga: Sukun League U-23, Gol Bunuh Diri Selamatkan Persilo dari Kekalahan

Di babak kedua, tensi tinggi pertandingan terus berlanjut. Kedua kesebalasan masih jual beli serangan. Namun, performa Lawet FC sangat berbeda dengan pertandingan-pertandingan kandang sebelumnya.

Di menit 50 penyerang PS Klumpit, Doni Zakaria mampu mencetak brace dan membuat skor 1-2 untuk keunggulan tim tamu. Tertinggal, Lawet FC terus meyerang pertahanan lawan. Namun, keasyikan menyerang, Lawet FC malah kebobolan lagi di menit 66, kedudukan pun berubah jadi 1-3.

Gol tersebut benar-benar meruntuhkan mental para pemain. Meski bagitu, Lawet FC akhirnya bisa membuat gol dan memperkecil ketinggalan melalui sontekan Zola Anggoro pada menit 76. Kedudukam pun berubah untuk 2-3 masih untuk keungulan PS Klumpit. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan usai.

Pelatih Lawet FC, Noor Setiawan sangat menyayangkan hasil pertandingan. Menurutnya, berlaga di kandang harus bisa menang dan meraup tiga poin.

Baca juga: Pekan ke-8 Sukun League U-17: PS Porma Menang dan Bacin Evolution Pesta Gol

“Padahal awal main kita optimis menang. Namun, karena beberapa kesalahan yakni kurang komunikasi, kurang koordinasi sehingga lawan bisa mencetak tiga gol,” ujar Setiawan usai laga, Minggu (14/7/2024).

Dia mengakui, bahwa performa anak asuhnya menurun. Hal itu dikarenakan beberapa pemain kunci absen. Biasanya ada enam pemain Persiku di laga ini hanya tiga, yakni Sobri, Anam, dan Zola Anggoro.

“Kekalahan ini merupakan yang pertama di Sukun League U-23. Tentu mengecewakan, apalagi kekalahan terjadi di kandang sendiri. Hal ini pasti akan kami evaluasi,” bebernya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER