Sukun League U-23, Gol Bunuh Diri Selamatkan Persilo dari Kekalahan

BETANEWS.ID, KUDUS – Persilo Loram Kulon bermain imbang kala menjamu Pedawang FC pekan ke-10 Liga Sepakbola Divisi 1 Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus Sukun U-23 League 2024. Pertandingan yang digelar di Lapangan Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati tersebut diwarnai dua kartu merah dan gol bunuh diri pemain belakang Pedawang FC.

Kedua kesebalasan memperagakan permainan terbuka sejak wasit Dwi Purba meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Namun, beberapa peluang yang ada tak satu pun berbuah gol. Skor kacamata bertahan hingga babak pertama berakhir.

Baca Juga: Pekan ke-8 Sukun League U-17: PS Porma Menang dan Bacin Evolution Pesta Gol

-Advertisement-

Di babak kedua, meski bertindak sebagai tamu, Pedawang FC langsung mengambil inisiatif serangan. Tak sia-sia, satu menit setelah turun minum, tim asuhan Agus Santiko mampu memecah kebuntuan melalui sepakan Muhammad Al-Farrel yang tak mampu dihalau kiper tuan rumah, Muhammad Ilham Ulin Nuha. Kedudukan 0-1 untuk Pedawang FC.

Tertinggal satu gol, tim tuan rumah langsung semangat untuk mengejar ketertinggalan. Di babak kedua permainan menyerang masih diperagakan oleh kedua tim. Tensi pertandingan pun cukup tinggi.

Di menit 59, petaka terjadi bagi Pedawang FC. Pasalnya, bek mereka Muhammad Naufal Ardansyah salah mengantisipasi tendangan bebas pemain lawan dan membuat gol ke gawang timnya sendiri. Skor pun berubah jadi 1-1.

Setelah gol tersebut, kedua tim masih saling berbalas serangan. Tensi pertandingan masih tinggi hingga tak jarang terjadi beberapa pelanggaran cukup keras.

Bahkan semenit sebelum pertandingan usai wasit harus mengeluarkan dua kartu merah, masing-masing untuk Fajrul Ma’ali pemain Persilo dan Rivaldi Eka pemain Pedawang FC. Total, pengadil pertandingan mengeluarkan lima kartu. Selain dua kartu merah, wasit Dwi Purba juga mengeluarkan tiga kartu kuning yang kesemuanya untuk pemain Persilo.

Pelatih Pedawang FC, Agus Santiko mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Meski sebagai tamu timnya tetap bermain menyerang. Namun sayangnya banyak peluang yang tak bisa terkonversi menjadi gol.

“Saya sedikit kecewa dengan performa para pemain. Kita peluang banyak sekali tapi tidak dimanfaatkan,” ujar Santiko kepada awak media usai laga, Sabtu (13/7/2024).

Ia juga menyayangkan para pemainnya yang kurang fokus dan malah terpancing dengan permainan lawan. Sehingga terjadilah gol bunuh diri.

“Konsentrasi pemain belakang buyar. Padahal dari babak pertama dan babak kedua kita menekan terus. Bahkan bisa unggul terlebih dulu,” bebernya.

Hasil pertandingan ini, lanjutnya, tentu akan dievaluasi. Terutama emosi dan fisik pemain. Menurutnya, beberapa pemainnya fisiknya kedodoran meladeni permainan lawan.

“Fisik akan kita genjot. Sebab, selama ini sebagian pemain itu gak latihan. Kita lemah di gelandang bertahan. Lini tersebut yang akan kami perkuat,” ungkapnya.

Sementara itu, asisten pelatih Persilo Loram Kulon, Hafiludin mengatakan, jalannya pertandingan sangat menarik. Kedua kesebalasan mainnya sangat terbuka dan saling menyerang.

Baca Juga: Pekan ke-7 Sukun League U-17, Bacin Evolution Benamkan Tunas Muda Loram Kulon

“Tentu akan evaluasi ke depan. Tapi disini saya akan memberikan masukan sedikit, kinerja wasit kurang ada keputusan yang lebih tepat ketika terjadi pelanggaran-pelanggaran,” ujarnya usai laga.

Di laga lain pekan ke-10 Sukun League U-23, Parkid FC Prambatan Kidul berhasil menang 3-2 atas tamunya Persije Jekulo. Sementara Putra Jaya harus takluk 2-5 dari tamunya AMN FC.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER