BETANEWS.ID, PATI – Duel antargeng remaja di Kabupaten Pati yakni Geng Slow versus Maju Tubruk Geng berujung meninggalnya satu orang. Korban bernama Muhammad Solikin (16), yang mengalami luka bacok pada kepala bagian belakang.
Akibat peristiwa itu, polisi juga telah menetapkan tujuh tersangka yang berasal dari dua geng tersebut. Dua di antaranya sudah berusia dewasa dan lima lainnya anak di bawah umur.
Keluarga korban pun tak menyangka, bahwa nasib nahas itu akan dialami oleh Solikin. Mereka juga tidak tahu kalau korban bergabung dalam salah satu geng remaja.
Baca juga: Ngeri!!! Duel Antar Geng Remaja di Pati Berujung Maut
“Ya selama ini kalau saya melihat, korban ini, ya, anaknya baik. Sering ngaji. Ndak tahu kalau ikut geng atau apa,” ujar paman korban Mashadi, saat ditemui di rumah duka, Rabu (31/7/2024).
Ia pun mengaku mendapatkan informasi, meski tidak lengkap, bahwa duel antargeng Slow dan Maju Tubruk Geng untuk ospek anggota baru. Katanya, awalnya duel yang sudah direncanakan tersebut untuk konten.
“Kalau saya dengar itu, awalnya buat konten saja. Jadi ada perjanjian, senjatanya itu gak boleh dibacokkan ke bagian atas,” katanya.
Baca juga: Ditemukan Membusuk di Kamar Kos, Pria Pati Ini Diperkirakan Sudah Meninggal 3 Hari
Dirinya mengatakan, bahwa keponaknnya itu saat pergi dari rumah ketika hari kejadian, yakni pada Sabtu (27/7/2024) malam, akan menghadiri selawatan di halaman Stadion Joyokusumo.
“Dia memang pergi sholawatan, lha wong sempat video call juga pas di sana, sama pacarnya,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

