BETANEWS.ID, KUDUS – Realisasi nilai investasi di Kabupaten Kudus tumbuh cukup baik. Pada semester pertama 2024, realisasinya sudah 56,5 persen dari target Rp2,05 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus, Harso Widodo, mengungkapkan, pada triwulan pertama sebenarnya nilai invastasi sempat melambat dengan realisasi hanya 11,3 persen.
Seiring berjalannya waktu, dan para pelaku usaha yang wajib Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sudah membukukan transaksi, realisasi nilai transaksi sudah mencapai 56,5 persen.
Baca juga: Target Investasi di Kudus Tahun Ini Rp2,05 Triliun, Kepala DPMPTSP: ‘Ini Tantangan’
“Dengan capaian tersebut, kami optimis target investasi Rp2,05 triliun bisa tercapai di akhir tahun,” ujar Harso di ruang kerjanya, belum lama ini.
Harso menuturkan, kendala investasi di Kudus merupakan masalah klasik yakni lahan yang tidak begitu luas. Oleh karena itu, untuk mencapai target, pihaknya berharap industri melakukan pengembangan investasinya secara mandiri.
“Jadi tidak hanya dengan mengandalkan luasan tanah yang tersedia untuk kawasan industri,” jelasnya.
Disamping itu, Harso juga berharap agar usaha mikro kecil bisa manfaatkan lokasi-lokasi di kawasan perumahan pemukiman. Hal tersebut sudah diatur oleh Perda Nomor 1 Tahun 2022.
“Sepanjang secara normatif aturannya tidak pulutan dan menimbulkan penyemaran kepada masyarakat, hal itu diperbolehkan. Usaha kecil mikro bisa memanfaatkan ruang-ruang di perumahan, permukiman,” ungkapnya.
Baca juga: Permudah Perizinan Investasi di Kudus, Pro Investku Resmi Diluncurkan
Menurutnya, meski usaha mikro kecil, pengembangannya akan tetap berpengaruh pada peningkatan investasi di Kabupaten Kudus. Pasalnya, hitungan tersebut berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sudah ditetapkan. Bahwa pelaku usaha yang wajib LKPM tak hanya pelaku usaha menengah dan besar saja, tapi juga mikro dan kecil.
“Usaha mikro dan kecil juga bagian dari investasi. Tentunya itu akan ikut mendongkrak nilai besaran investasi di Kabupaten Kudus yang menjadi target Pemerintah Pusat,” ungkapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

