31 C
Kudus
Selasa, Juli 16, 2024

Ditemukan 118 Petilasan Baru, Pemdes Rahtawu Akan Kaji Kebenarannya

BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Rahtawu, Genog, Kudus adalah tujuan utama pertapa pada agenda suronan kemarin. Terdapat seratusan lebih petilasan baru yang ditemukan di lereng gunung muria tersebut.

Kepala Desa Rahtawu, Rasmadi Didik Ariyadi menyampaikan, ada 118 petilasan baru yang ditemukan oleh masyarakat setempat dan juga oleh pengunjung. Meski ada temuan baru, pihaknya akan melakukan kajian untuk kebenaran apakah di tempat itu memang ada penghuninya ataupun tidak.

Baca Juga: Kemacetan Jalan Kudus-Purwodadi Buat Sopir Bermalam di Emper Rumah Warga

-Advertisement-

“Saat ini kami masih berupaya untuk mengkaji tempat petilasan baru yang dilaporkan warga maupun pengunjung. Temuan petilasan itu merupakan identifikasi dari cerita masyarakat, yang pernah menenuiydan memperkenalkan diri lewat mimpi,” bebernya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/7/2024).

Proses kajian yang dilakukan dengan maksud agar tidak menyesatkan para pertapa yang berkunjung di desanya. Dalam kajian tersebut, pihaknya menggandeng dan melibatkan tokoh masyarakat setempat dan Yayasan Topeng Mas Solo, dan juga Dinas terkait untuk berkolaborasi bersama Pemdes Rahtawu.

“Ini kami lakukan untuk memberikan kepastian bagi pengunjung. Kalau memang tempat baru itu tidak ada apa-apanya kan kasihan para pengunjung,” ujarnya.

Didik berharap, Desa Rahtawu akan dijadikan sebagai desa dengan branding ‘Kampung Adat dengan Seribu Petilasan’. Hal tersebut tak terlepas dari banyaknya tempat pertapaan yang ada di Desa Rahtawu.

“Harapan kedepan kami ingin menjadikan Desa Rahtawu ini sebagai kampung adat dengan seribu petilasan. Sebagai branding untuk menawarkan kepada para wisatawan yang berkunjung ke sini,” harapnya.

Baca Juga: Bahas Ranperda Parkir, Ormas Kudus Usul Dikelola Pihak Ketiga

Ia menambahkan, untuk memasuki desa yang sudah mandiri dengan bisa menghasilkan APBDes tersebut, pengunjung ditarif Rp3 ribu per kepala. Penarikan terhadap pengunjung akan dikembalikan kepada pengunjung, sebagai asuransi jiwa. Hal itu bertujuan untuk memberikan keamanan, kenyamanan bagi oengunjunga yang datang.

“Pengunjung akan ditarik di portal pintu masuk, yang mana tiket masuk itu kegunaannya untuk melindungi pengunjung atau wisatawan. Karena kita sudah bekerjasama dengan jasa Raharja. Kejadian apapun bisa kita cover dari sana,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER