31 C
Kudus
Rabu, Juli 17, 2024

ASN Ketahuan Mendekat ke Bakal Calon Akan Disanksi Tegas

BETANEWS.ID, JEPARA – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November mendatang saat ini sudah berjalan. Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan secara resmi peserta di Pilkada nanti, Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang untuk mendekat pada bakal calon yang saat ini sudah mendeklarasikan diri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Edy Sudjatmiko mengatakan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN secara tegas disebutkan bahwa setiap ASN, baik Pegawai Negeri Sipil maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diwajibkan untuk bersikap netral.

Baca Juga: Persijap Jepara Nunggak Pajak Dua Tahun, Nilainya Ratusan Juta Rupiah

-Advertisement-

Tidak hanya itu, pegawai pemerintah daerah yang dibiayai menggunakan APBN maupun APBD juga terikat pada aturan tersebut untuk ikut bersikap netral atau tidak boleh berpihak dalam pelaksanaan Pilkada.

“UU ASN sudah jelas, bahwa PNS, PPPK maupun pegawai kontrak atau THL yang dibiayai menggunakan APBD maupun APBN tidak boleh berpihak,” katanya saat ditemui di Kantor Setda Jepara, Rabu (10/7/2024.

Ia kemudian berpesan kepada masyarakat apabila mengetahui adanya dugaan ASN yang tidak netral bisa melaporkan hal tersebut baik kepada Pemkab Jepara maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Sebab sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan Gubernur Provinsi Jawa Tengah, meskipun saat ini baru pada tahap Pencocokan dan Penelitian (Coklat) Data Pemilih, ASN yang terbukti mendekat atau mendukung salah satu bakal calon sudah dapat ditindak.

“Kemarin rakor di tempatnya pak Gubernur, kita mulai Coklit itu sudah masuk tahapan Pilkada. Tidak harus menunggu masa Kampanye. Karena kalau sudah ada indikasi mencalonkan itu sudah bisa (ditindak),” ujarnya.

Baca Juga: Rekomendasi Tujuh Parpol Belum Jelas, Bagaimana Nasib Wiwit?

Di momen Pilkada sekarang ini, ia juga mengingatkan kepada ASN untuk lebih berhati-hati dalam menghadiri undangan atau kegiatan terutama yang dihadiri oleh bakal calon di pilkada nanti.

“ASN itu harus bisa memilah-milah, supaya tidak (menghadiri undangan yang diadakan oleh bakal calon),” pesannya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER