31 C
Kudus
Sabtu, Juli 13, 2024

Persijap Jepara Nunggak Pajak Dua Tahun, Nilainya Ratusan Juta Rupiah

BETANEWS.ID, JEPARA – Tim kebanggan masyarakat Jepara, Persijap ternyata nunggak pajak daerah selama dua tahun. Pajak tersebut berupa pajak hiburan dan sewa Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Edy Sudjatmiko mengungkapkan nilai tunggakan selama dua tahun tersebut sekitar Rp200 juta.

Baca Juga: Rekomendasi Tujuh Parpol Belum Jelas, Bagaimana Nasib Wiwit?

-Advertisement-

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa sebelumnya ia sudah bertemu dengan Manager Persijap di Jakarta. Dari hasil pertemuan tersebut, tim Manager Persijap berencana untuk merenovasi asrama Persijap yang berada di Stadion GBK.

Namun, mereka meminta agar tunggakan pajak tersebut nantinya dikurangi dengan biaya yang mereka keluarkan untuk merenovasi asrama Persijap.

“Karena saat ini Stadion GBK kan sedang direnov, mereka berencana juga untuk merenovasi asrama mereka (yang di GBK) dan minta untuk dikurangi (total tunggakan pajaknya),” lanjutnya.

Ditemui terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Jepara, Florentino Budi Kurniawati menambahkan bahwa permintaan dari Manager Persijap Jepara tidak bisa langsung diputuskan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan rapat terlebih dahulu dengan bagian hukum dan Inspektorat Jepara untuk memutuskan apakah permintaan dari Manager Persijap Jepara bisa dilakukan atau tidak.

“Kami akan kaji dulu karena akan kami rapatkan dengan bagian hukum dan Inspektorat. Harus ada review juga inspektorat, karena masalah aset dan pajak ini dua hal yang berbeda,” katanya saat ditemui di Kantor Kepala BPKAD Jepara.

Ia menjelaskan bahwa setiap kegiatan hiburan, 10 persen dari total nilai tiket yang terjual seharusnya masuk sebagai pendapatan daerah. Sementara penggunaan Stadion GBK juga ditagih biaya retribusi senilai Rp7,5 juta setiap kali pertandingan.

Baca Juga: Tiga Jabatan Kepala Dinas Jepara Kosong, Pemkab Targetkan Terisi Tahun Ini

Sedangkan untuk penggunaan lapangan rumput di Stadion GBK ditagih retribusi sebesar Rp5 juta selama 3 jam untuk pertandingan komersial. Kemudian ada penambahan Rp500 ribu per jamnya jika lebih dari waktu yang sudah ditentukan.

“Sampai saat ini mereka belum mau bayar, dan sesuai dengan perintah juga akan terus kami tagih untuk melunasi tunggakan,” tutupnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER