31 C
Kudus
Rabu, Juli 17, 2024

80 Warga Kudus Semringah Rumahnya Dibangun PT Djarum dengan Dana Rp4 M

BETANEWS.ID, KUDUS – PT Djarum mengucurkan anggaran Rp4 miliar untuk membangun 80 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) di Kabupaten Kudus. Bantuan itu diserahkan secara langsung di Pendapa Kudus, Rabu (10/7/2024).

Penerima bantuan RSLH ini tersebar di sembilan kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Bae 9 rumah, Kecamatan Dawe 5 rumah, Kecamatan Gebog 9 rumah, Kecamatan Jati 5 rumah, Kecamatan Jekulo 11 rumah, Kecamatan Kaliwungu 11 rumah, Kecamatan Kudus 4 rumah, Kecamatan Mejobo 7 rumah, dan Kecamatan Undaaan 19 rumah.

Salah satu penerima bantuan, Musni mengucap syukur karena mendapat tempat tinggal layak setelah rumah lamanya roboh karena hujan dan angin. Usai pembangunan ulang oleh PT Djarum, kini hunian perempuan yang hidup sebatang kara dan bekerja serabutan di kios Pasar Bareng itu menjadi lebih kokoh, aman, sehat, dan nyaman.

-Advertisement-

Baca juga: Bangun 35 Rumah Warga Miskin, Wujud PT Djarum Bantu Entaskan Kemiskinan Ekstrem di Jateng

“Rumah saya awalnya cuma terbuat dari bambu yang keropos, lalu roboh. Saya berdoa agar ada pihak yang masih peduli dengan rakyat kecil. Alhamdulillah saya mendapat bantuan dari PT Djarum sehingga saya punya rumah yang layak untuk hari tua saya. Sekarang saya bisa beristirahat dan melanjutkan hidup dengan lebih baik,” ucap warga Desa Bulucangkring, Kecamatan Jekulo itu.

Deputy General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, mengatakan, untuk semester pertama ini ada 80 rumah dan semester kedua nanti pihaknya menargetkan 100 rumah. Alokasi biaya masing-masing rumah berkisar Rp50 juta hingga Rp55 juta.

Baca juga: 40 Tahun Tinggal di Rumah Reyot dan Bocor, Adnan Sujud Syukur Rumahnya Direhab PT Djarum

PT Djarum juga menerapkan total intervensi sehingga penerima bantuan tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali untuk proses pembangunan, mengingat kondisi ekonomi mereka yang terbatas.

“Berdasarkan data PKPLH, saat ini ada sekitar enam ribuan rumah tinggal yang tidak layak huni di Kabupaten Kudus. Maka kami melihat program Rumah Sederhana Layak Huni ini harus terus dilanjutkan untuk membantu memperbaiki kualitas hidup masyarakat,” ucap Budiharto.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER