31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Sampai Juni Proyek Infrastruktur Belum Ada yang Jalan, Trauma Adanya Temuan BPK?

BETANEWS.ID, KUDUS – Molornya berbagai program kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tahun ini disinyalir karena adanya temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) di pekerjaan tahun anggaran sebelumnya. Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seolah-olah trauma menggunakan anggaran, terutama yang punya kegiatan infrastruktur.

Akibatnya, sampai Juni ini pekerjaan infrastruktur belum ada yang jalan, baik itu perbaikan jalan rusak, sekolah rusak, hingga Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT).

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie mengaku belum tahu pasti kaitannya dengan temuan BPK itu. Namun, rekomendasi dari BPK itu harus disikapi dengan bijak.

-Advertisement-

Baca juga: Ditanya Perbaikan Jalan Gondosari-Menawan yang Rusak, Pj Bupati Kudus Jawab Begini

“Saya berharap pekerjaan di 2024 ini juga memperhatikan semua rekomendasi dari BPK. Kan tidak mungkin kita jatuh ke lubang sama,” ujar Hasan di halaman samping Pendopo Kudus, belum lama ini.

Hasan mengungkapkan, beberapa pekerjaan infrastruktur yang jadi temuan BPK itu adalah volume dan kualitas pekerjaan, dan belum optimalnya e-katalog lokal. Akibatnya, harus ada pengembalian.

Dia mengungkapkan, uang pengembalian dari pekerjaan anggaran tahun lalu di beberapa OPD Pemkab Kudus cukup banyak. Nilainya mencapai miliaran rupiah.

“Di dinas PUPR itu mengembalikan Rp4,9 miliar. Kemudian Disnakerperinkop Kudus yang pekerjaan SIHT itu juga direkomendasikan mengembalikan. Belum lagi di OPD lainnya. Tapi nominal paling besar yang direkomendasi untuk mengembalikan uang itu di Disnakerperinkop dan PUPR,” ungkapnya.

Baca juga: Jalan Gondosari-Menawan Rusak Parah, Sering Akibatkan Kecelakaan hingga Nyawa Melayang

Hasan menyampaikan, yang jadi temuan merupakan pekerjaan tahun lalu. Oleh karena itu, dia berharap OPD benar-benar memenuhi rekomendasi dari BPK. Dia juga meminta agar semua OPD lebih berhati-hati dan tidak mengurangi kualitas pekerjaan.

“Saya pikir kehati-hatian juga perlu. Kehati-hatian dan rekomendasi ini akan jadi satu pertimbangan bagi kita agar semua pekerjaan di Pemkab Kudus bisa lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER