31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Harga Gabah Rp6.500 Sekilo Diprediksi Bertahan Lama, Ini Alasannya

BETANEWS.ID, KUDUS – Harga gabah di tingkat petani yang mencapai Rp6.500 per kilogram diprediksi akan bertahan lama. Hal itu karena panen raya MT 2 tak bisa serentak, sehingga petani yang panen dulu bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan.

Salah satu penebas, Aji Pangestu, mengatakan, beberapa hari ke depan harga gabah masih tinggi, mengingat panen raya MT 2 kemungkinan berlangsung pada pertengahan Juni hingga Juli.

“Info dari pusat, beberapa hari ke depan harga gabah masih stabil. Tapi ke depannya nanti kalau sudah panen raya harga bisa saja turun. Soalnya kalau digudang beras udah penuh, otomatis bakul juga tidak akan menerima pembelian lagi,” katanya, Sabtu (8/6/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Mulai Panen MT 2, Petani di Undaan Kudus Senang Harga Gabah Tinggi

“Nah itu nanti kasihan yang panen belakangan. Sebab, harga akan turun imbas panen raya mulai pertengahan Juni hingga Juli 2024,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tingginya harga gabah di Penen MT 2 itu, lantaran masih sedikit petani yang melakukan panen. Hal itu imbas dari bencana banjir yang menimpa sejumlah daerah, termasuk Undaan.

“Kemarin, kan, memang habis kebanjiran di daerah Undaan, jadi waktu tanam juga beda. Ada yang sudah tanam kena banjir, kan, jadi gagal, kemudian tanam lagi, sehingga panennya juga tidak bisa serentak,” jelas warga Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan itu.

Baca juga: Tanam Tembakau 2 Ha, Cuan Ratusan Juta Rupiah Menanti Petani Desa Menawan

Aji menuturkan, saat ini untuk harga gabah di tingkat petani masih terbilang tinggi, yakni Rp6.500 per kilogram untuk gabah biasa dan Rp 8.000 untuk gabah ketan. Sehingga, hal itu membuat senang para petani, khususnya yang bisa panen terlebih dahulu.

“Ini hitungannya, ya, termasuk mahal. Di MT 1 kemarin malah lebih mahal lagi, sampai Rp10 ribu per kilogramnya. Sebab harga normal biasanya ketan Rp7 ribu, dan untuk harga gabah biasa Rp5 ribu. Alhamdulillah ini pada naik semua ini. Petani pada jaya,” tuturnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER