31 C
Kudus
Sabtu, Juli 20, 2024

Gegara ‘Tagging’ Sukolilo di Google Maps, Diskominfo Pati jadi Super Sibuk

BETANEWS.ID, PATI – Sejumlah wilayah di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, hingga sekarang masih ditag dengan nama-nama yang cenderung tidak pantas di aplikasi Google Maps.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati Ratri Wijayanto pun buka suara atas imbas kejadian tewasnya bos rental di Desa Sumbersoko pada Kamis, (6/6/2024) lalu.

Baca Juga: Polisi Bakal Jemput Paksa Pelaku Pengeroyokan di Sukolilo

-Advertisement-

Ratri mengatakan, terkait dengan Google Maps bukan menjadi kendali Diskominfo Kabupaten Pati. Karena platform tersebut menjadi kendali dari google. 

“Kami tekankan, bahwa platform Google Maps tidak berada di bawah kendali Diskominfo.Google maps itu dimiliki oleh Google,” ujar Ratri, Rabu (19/6/2024). 

Menurut Ratri, Diskominto Pati telah melakukan langkah untuk mengantisipasi penamaan tagging lokasi di Sumbersoko yang cenderung negatif.

Dia mengakui, upaya tersebut belum maksimal. Karena setelah mengganti tag lokasi, ternyata selang beberapa jam diubah lagi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

“Sehingga sekali lagi dalam hal untuk melakukan langkah-langkah terkait dengan hal penamaan lokasi yang ada di bagian wilayah Sukolilo dengan penamaan kurang sepantasnya kami juga menggunakan fitur yang ada di google maps tersebut, itu salah satu upaya kami walaupun dengan saat ini belum berdampak signifikan terhadap penamaan lokasi yang ada di Sukolilo,” ungkapnya.

Ia menyebut, penggantian nama itu termasuk sudah menjadi atensi hampir 7 hingga 8 terkahir ini. Katanya, setiap hari nama-nama aneh itu diganti.

Ratri mengimbau, kepada para warganet untuk bijak dalam menyikapi kejadian di Sumbersoko yang menewaskan bos rental BH (52) asal Jakarta yang dikira maling. Menurutnya, polisi telah melakukan upaya hukum atas kejadian main hukum sendiri. 

“Kami juga memberikan imbauan kepada warganet mungkin yang memberikan perhatian lebih pada peristiwa tanggal 6 Juni di Desa Sumbersoko itu memang kami berharap langkah hukum sudah dilaksanakan oleh terutama pimpinan pak Kapolda dan sudah menjadi atensi beliau dan dalam hal ini langkah penegak hukum sudah dilaksanakan,” jelas Ratri. 

Baca Juga: Ribuan Bunga Mawar Dibagikan ke Warga, Simbol Pati Cinta Damai

Ia berharap, warganet bisa bijaksana dalam menyikapi yang viral ini sehingga masyarakat juga yang memanfaatkan Google Maps bisa menikmati layanan itu.

“Jadi harapannya, jangan sampai penamaan itu dinamai dengan nama-nama yang kurang layak itu menimbulkan stigma tidak baik terhadap wilayah Kabupaten Pati pada umumnya dan wilayah Kecamatan Sukolilo pada khususnya. Jadi, pesan Pak Kapolda bisa diterima oleh masyarakat jangan membuat stigma terhadap apa yang terjadi di wilayah Sukolilo tersebut,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER