BETANEWS.ID, PATI – Video penganiayaan terhadap empat orang oleh warga dengan narasi bahwa orang yang dikeroyok tersebut adalah maling ramai beredar di media sosial. Lokasi pengeroyokan itu terjadi di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati, pada Kamis (6/6/2024) sore.
Bukan hanya itu, mobil yang digunakan keempat orang tersebut, yakni Daihatsu Sigra, juga ikut dibakar massa. Sedangkan satu dari korban tersebut meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka serius. Saat ini mereka menjalani perawatan di RSUD Soewondo Pati.
Baca Juga: Pati Keras! Pemilik Rental Tewas Dihajar Massa saat Ambil Mobil di Sukolilo Pati
Diketahui, mobil yang diambil empat korban pengeroyokan itu diambil dari rumah milik Aris, warga Desa Sumbersoko. Saat itu, sang pemilik rumah sedang berada di luar.
“Saya di lapangan, saya tidak di rumah, saya sedang kerja. Tahunya, istri saya dikabari tetangga, kalau mobil itu dibawa kabur sama pelaku-pelaku tadi, ” ujar Aris.
Saat itu, katanya, mobil dalam keadaan terkunci dan kunci berada di dalam rumah. Sedangkan untuk mobil, terparkir di luar.
Aris menyebut, bahwa mobil yang berada di rumahnya itu ia pinjam dari temannya. “Ya istilahnya untuk kaki saya lah. Saya pinjam dari teman,” imbuhnya.
Usai peristiwa pengeroyokan tersebut, dan pihak kepolisian melakukan penyelidikan mendalam, ternyata satu dari empat korban tersebut merupakan pemilik mobil yang diambil itu.
Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin mengatakan, peristiwa penganiayaan yang menimpa empat orang tersebut bermula saat mereka akan mengambil mobil milik salah satu korban yang dirental seseorang dan diketahui berada di Desa Sumbersoko.
“Berdasarkan hasil penyelidikan yang telah kita lakukan, peristiwa kemarin tanggal 6 Juni di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, di mana berdasarkan keterangan korban (pengeroyokan) yang sempat kita interogasi di rumah sakit, awal mula para korban datang dari Jakarta menuju Pati. Tujuannya, diajak saudara BH yang meninggal dunia, untuk keperluan mengambil mobil rental saudara BH tersebut. Dan berdasarkan GPS mobil tersebut berada di lokasi, ” ujar Kompol Alfan.
Kemudian katanya, ketika sampai di lokasi, kemudian BH membawa mobil tersebut dengan menggunakan kunci cadangan.
Ketika membawa mobil itulah, kemudian ada warga yang melihat dan diteriaki maling. Selanjutnya korban dikejar warga dan dipukuli.
“Setelah itu, Polsek Sukolilo mendapatkan informasi masyarakat dan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban dan membawa ke RSUD Kayen. Pada saat di RSUD Kayen, jam 18.30 WIB, salah satu korban dinyatakan meninggal dunia, yaitu saudara BH, ” ungkapnya.
Kasat Reskrim menyebut, untuk korban yang saat ini mendapatkan perawatan di rumah sakit adalah SH (28), warga Koja, Jakarta Barat. Kemudian KB (54) warga Tegal dan S (37), warga Pulau Gadung, Jakarta Timur.
Baca Juga: Polresta Pati Didesak Gerak Cepat Ungkap Kasus Perampokan di Pucakwangi
Lebih lanjut Kompol Alfan menyampaikan, bahwa berdasarkan keterangan AG, yakni pemilik rumah warga Sumbersoko, saat ini sedang diperiksa sebagai saksi.
“Yang bersangkutan, mobil itu dipinjam dari saudaranya. Dan terkait itu, masih kita dalami,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

