31 C
Kudus
Selasa, Juli 16, 2024

25 Ribu Hewan Ternak di Jepara Sudah Vaksin, Siap untuk Kurban

BETANEWS.ID, JEPARA – Menjelang Hari Raya Iduladha, 25 ribu hewan ternak yang terdiri dari sapi dan kerbau di Kabupaten Jepara sudah diberikan vaksin untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD).

Mudhofir, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara menjelaskan 25 ribu hewan ternak tersebut merupakan akumulasi selama dua tahun terakhir.

Baca Juga: Kasus Hukum Perdata Tersangka Tambak Udang Karimunjawa Tetap Lanjut

-Advertisement-

Sebab satu ekor hewan ternak akan menjalani vaksinasi dalam tiga tahap untuk memastikan hewan tersebut terbebas dari penyakit.

“Sedangkan kalau data selama lima bulan terakhir, sampai Mei sudah ada lima ribu hewan ternak yang kita berikan vaksin,” katanya pada Rabu (12/6/2024) di Kantor DKPP Kabupaten Jepara. 

Dengan capaian tersebut, ia mengatakan bahwa hewan ternak yang berasal dari Kabupaten Jepara dinilai aman untuk dijadikan sebagai hewan kurban dari sisi kesehatannya. 

“Data (hewan ternak) yang kita miliki saat ini bisa dikategorikan aman, sehingga harapan kita seperti itu (hewan ternak di Jepara aman untuk berkurban),” katanya.

Terlebih dengan capaian jumlah hewan ternak yang sudah di vaksin, Kabupaten Jepara dinilai sukses menurunkan kasus PMK dan LSD pada hewan. 

Ia menyebut, hingga Bulan Mei 2024 total terdapat 32 kasus PMK dan LSD. Namun sampai saat ini tinggal menyisakan 13 kasus hewan ternak yang masih aktif terjangkit PMK dan LSD.

Untuk memastikan keamanan hewan ternak menjelang Iduladha, tim dari DKPP juga sudah terjun langsung melakukan pengawasan baik di kandang peternak maupun di Pasar Hewan. 

“Dari sebulan lalu kita sudah turun melakukan pengobatan, pemeriksaan dan vaksinasi di hulu (kandang peternak). Di hilir, di Pasar Hewan juga kita periksa, kita acak, kita lakukan uji sampling,” jelasnya.

Baca Juga: ASN Jepara Wajib Setorkan 2,5 Persen Gajinya Melalui Baznas untuk Zakat

Selain itu, ia berpesan kepada masyarakat agar teliti dalam memilih hewan ternak yang akan digunakan untuk berkurban. Selain memperhatikan syarat dari sisi Syari’at agama, masyarakat juga diminta teliti melihat kondisi kesehatan hewan. 

“Tanda-tanda hewan yang terjangkit PMK itu ada luka di mulut, berbuih, ngilernya banyak, kakinya ada luka, jadi waspada saja,” jelasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER