31 C
Kudus
Sabtu, Juli 13, 2024

16 Ribu Remaja Jepara Berpotensi Jadi Pemilih Pemula

BETANEWS.ID, JEPARA – Berdasarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari KPU RI, di Kabupaten Jepara terdapat 16.346 remaja yang berpotensi menjadi pemilih pemula pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), November mendatang.

Siti Nur Wachidatun, Komisioner KPU Kabupaten Jepara menjelaskan data tersebut tidak hanya mencakup remaja yang akan berusia 17 tahun pada November nanti, tetapi juga remaja yang sudah berusia 18 tahun.

Baca Juga: Masih Ada 6.432 Anak Tidak Sekolah, Pemkab Jepara Minta Kades Temukan Anak Itu

-Advertisement-

“16.346 pemilih pemula tersebut tidak hanya yang nanti baru memilih pada saat Pilkada, tetapi juga yang kemarin baru pertama kali memilih saat Pemilu Februari 2024,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (25/6/2024).

Dari data tersebut sebanyak 8.229 merupakan laki-laki dan 8.117 perempuan. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa jumlah DP4 tersebut belum menjadi data final. Sebab saat ini sedang dilakukan proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

“Dari data tersebut yang kemudian menjadi dasar dari Pantarlih untuk melakukan Coklit. Sehingga jumlah tersebut masih jumlah sementara yang nanti (setelah proses coklit) baru ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),” jelasnya.

Terkait proses Coklit, ia menjelaskan bahwa KPU Kabupaten Jepara telah menerjunkan 3.413 Pantarlih. Mereka mulai bekerja sejak Senin, (24/6/2024) kemarin hingga tanggal 25 Juli 2024 mendatang.

Pada hari pertama Coklit, setiap Pantarlih minimal harus melakukan Coklit pada lima KK (Kartau Keluarga) dan diutamakan tokoh masyarakat. Kemudian untuk hari selanjutnya, target Coklit dari setiap Pantarlih menyesuaikan dengan koordinasi dari masing-masing Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Pada hari pertama setiap Pantarlih minimal harus men-Coklit lima KK, untuk selanjutnya apakah hari ini bergerak atau tiga hari sekali itu planingnya masing-masing sesuai koordinasi dengan PPS, karena menyesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah,” jelasnya.

Baca Juga: Libur Sekolah Tiba, Disparbud Jepara Ajak Tiktokers Bantu Tingkatkan Kunjungan Wisata

Hanya saja untuk menyelesaikan Coklit sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, Pantarlih setiap minggunya diwajibkan untuk membuat laporan kepada PPS.

“Berapa targetnya setiap minggu, apakah 30 persen dari total pemilih juga sesuai kebijakan dari masing-masing PPS,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER