BETANEWS.ID, KUDUS – Rempeyek yang baru saja matang dari penggorengan tampak sedang ditiriskan di sebuah wadah cukup besar. Di sampingnya, seorang wanita tampak menuangkan adonan secara tipis dan melebar ke dalam wajan berisi minyak panas. Rempeyek itu lantas dibolak-balik sebentar hingga matang dan terus berulang sampai adonan habis.
Di bagian lain, seorang pria tampak memasukkan rempeyek ke dalam plastik. Ia terlihat membedakan camilan renyah itu berdasarkan variannya. Dia adalah Abdurrochim (49), pemilik usaha Rempeyek Rohsa.
Rochim setiap hari memproduksi rempeyek dengan varian kacang tanah, kacang hijau, dan ikan teri. Dari ketiga varian tersebut, kacang tanah dan ikan teri menjadi varian yang paling diminati pelanggan.
Baca juga: Murah Meriah, Pukis Jualan Rizki di Dekat GOR Kudus Ini Selalu Cepat Habis
“Setiap hari kami memproduksi sekitar 14 kilogram. Berbeda jika memasuki momen-momen menjelang lebaran, produksi meningkat hingga dua kali lipat. Biasanya mencapai 28-30 kilogram per hari,” beber Rochim saat ditemu di rumahnya, Gang Sukun, Jalan Dewi Sartika, Desa Singocandi RT 09, RW 01, Kecamatan Kudus, beberapa waktu lalu.
Biasanya, Rochim mulai memproduksi rempeyek pada pukul 7.00 WIB hingga 13.00 WIB. Ia juga membeberkan, bahwa sebelum membuat adonan rempeyek, kacang tanah dan kacang hijau direndam terlebih dahulu selama sehari semalam agar melunak.
Sedangkan untuk varian ikan teri, Rochim menjelaskan, bahwa mereka membeli ikan yang sudah diolah dan dikeringkan menjadi ikan asin. Jenis ikan teri yang digunakan adalah ikan teri Medan, atau biasa dikenal juga sebagai ikan teri nasi, yang memiliki tubuh berwarna putih dan ukuran yang kecil.
“Kita juga menambahkan daun jeruk biar rempeyeknya lebih sedap dan harum,” terangnya.
Baca juga: Jual Jajanan Khas Bandung di UMK, Zaki Bisa Raup Omzet hingga Rp500 Ribu Sehari
“Sudah 10 tahunan merintis. Awalnya istri coba-coba ingin membuka usaha kecil-kecilan. Minta resep ke temannya lalu dibuat dan laku dijual. Alhamdulillah hingga sekarang masih laris. Dulunya kita yang titip ke warung, sekarang penjual dan reseller ambil sendiri ke sini,” tambah Rochim.
Terkait harga, rempeyek Rohsa varian kacang tanah dan kacang hijau dijual dengan harga Rp65 ribu per kilogram, sedangkan varian ikan teri seharga Rp70 ribu per kilogram. Selain melayani penjualan di rumah, Rochim juga menyediakan secara online melalui aplikasi GrabFood.
Penulis: Nur Maisya Ayyasy, Mahasiswa Magang Unisnu
Editor: Ahmad Rosyidi

