BETANEWS.ID, JEPARA – Sebagai partai pemenang dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.
Saat ini terdapat satu kader dari PPP yang sudah mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Jepara yaitu Muhammad Ibnu Hajar. Namun saat mendeklarasikan diri, ia justru mendaftar penjaringan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bacawabup di partai lain.
Baca Juga: 13 Orang Ikuti Penjaringan Pilkada PDI-P Jepara, Satu Dinyatakan Gugur
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Jepara, Maskuri sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh Ibnu Hajar.
“Saya selaku ketua DPC, eman-eman, semua bisa dimusyawarahkan dirembug bareng, engga terus nyelonong kesan-kesini. Saya pribadi merasa mesakke,” katanya pada Kamis (2/5/2024) di Kantor DPC PPP Jepara.
Keputusan politik yang dilakukan oleh Ibnu Hajar menurutnya juga tanpa ada komunikasi tersebut dahulu dengan pengurus di DPC.
Padahal sebagai partai pemenang dengan total perolehan suara mencapai 29.919 dan mendapatkan sepuluh kursi di DPRD Kabupaten Jepara periode 2024-2029, ia berharap kader PPP seharusnya mencalonkan diri sebagai Bacabup.
“Ya makanya itu yang kami sayangkan sendiri, tidak ada komunikasi dengan DPC, tetapi kader PPP mencalonkan lewat partai yang hanya mendapat dua kursi, Demokrat dan PAN, ia juga mendaftar ke PDIP juga,” tambahnya.
Saat ditemui, Muhammad Ibnu Hajar mengatakan bahwa sebelum mendaftar penjaringan ke partai lain, ia sudah mengkomunikasikan hal tersebut kepada pengurus DPC PPP Jepara.
Bahkan langkahnya tersebut menurutnya sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pengurus partai. Terlebih, saat ia mendaftar penjaringan di partai lain, dari DPC PPP Jepara belum membuka proses penjaringan.
Baca Juga: Nyalon Bupati Jepara, Pengasuh Ponpes Al-Husna: ‘Ora Ngoyo, Ora Ngoyok’
“Bukan mendahului, kemarin sebelum ada pembukaan penjaringan dari PPP, beliau menyampaikan kepada Ketua Majelis bahwa PPP meskipun bisa mencalonkan calonnya sendiri tapi keputusannya kalau bisa koalisi dengan partai dengan lain,” ujarnya saat ditemui usai menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan di Kantor DPC PKB, Jum’at (3/5/2024).
“Sehingga merujuk pada pendapat beliau, kami melakukan komunikasi politik dengan partai lain biar tau aturan main dari partai yang lain. Sudah (komunikasi juga dengan DPC),” tambahnya.
Editor: Haikal Rosyada

