31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Menikmati Kesegaran Dawet Mbok Mitro Tanpa Santan yang Harganya Cuma Rp7 Ribu

BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu, sejumlah pembeli terlihat mengantre di Outlet Dawet Premium Mbok Mitro yang ada di Jalan Besito-Gebog, Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Di rumah toko berukuran tak begitu besar itu, terlihat berjejer kendi dawet berisikan dawet hingga krimer.

Mereka dilayani oleh dua orang wanita yang berbagi peran untuk mempercepat pelayanan. Dua orang itu tampak lihai memasukkan satu per satu isian es dawet mulai dari dawet hitam, krimer, hingga air gula merah murni. Mereka adalah Lina (50) dan putrinya, Wina (29).

Es dawet di Outlet Dawet Mbok Mitro. Foto: Anita Purnama

Di sela-sela melayani pembeli, Lina bersedia menjelaskan kepada betanews.id soal usaha yang dirintis pada Maret 2024 lalu. Di tempatnya, dia menyediakan dawet hitam khas Purworejo.

-Advertisement-

Baca juga: Es Dawet Ireng di Ploso Kudus Ini Harus Masuk List Jajanmu, Harganya Cuma Segini 

“Terinspirasinya itu karena es dawet ireng, kan, identik dengan kota Purworejo. Kemudian, kita coba perkenalkan ke masyarakat di Kudus, minuman tradisional yaitu dawet ireng ini,” ungkapnya, Kamis (25/04/2024).

“Kita memang membuat dawetnya secara home made tanpa bahan pengawet. Untuk pewarna dawetnya pakai merang padi atau oman. Kemudian, kita nggak pakai santan tapi krimer, dan gula merahnya kita juga asli bawa dari Purworejo,” ujar Perempuan asli Yogyakarta itu.

Saat ini, dirinya baru menyediakan satu varian rasa saja. Namun, ke depan akan menyediakan berbagai varian, seperti nangka, durian, hingga tapai, untuk menarik banyak pembeli.

“Ini harganya Rp7 ribu. Dalam sehari biasanya terjual rata-rata 20-25 cup. Selain itu kita juga ada hampers atau bingkisan kalau misal ada konsumen yang ingin pesan secara paketan. Harga dibanderol dari Rp35 sampai Rp70 ribuan,” tambahnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER