Lebih Hemat, Poktan Kudus Mulai Ajukan Pemasangan Listrik PLN untuk Pertanian

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus terus menyosialisasikan program Perusahaan Listrik Nasional (PLN) untuk pertanian. masuknya listrik ke pertanian itu sangat bermanfaat karena bisa menghemat biaya operasional, khususnya yang menggunakan pompa.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Perkebunan, Dispertan Kudus, Agus Setiawan, mengatakan, saat ini baru ada dua kelompok tani (poktan) yang sudah memanfaatkan listrik, yakni Poktan Tani Mulyo Desa Setrokalangan dan Poktan Sumber Makmur Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu.

Menurutnya, hasil sosialisasi tersebut, ada beberapa poktan yang tertarik dan langsung mengajukan pemasangan listrik, di antaranya Poktan Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan; Poktan Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo; dan Poktan Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog.

-Advertisement-

Baca juga: Lebih Hemat, Petani di Kaliwungu Kudus Mulai Beralih dari Pompa Air Diesel ke Listrik

“Saat ini pihak PLN sudah menjadwalkan lakukan survei lokasi untuk teknis pemasangan instalasi listriknya,” bebernya saat ditemui di Pendopo Kudus, belum lama ini.

Agus mengungkapkan, listrik PLN masuk pertanian itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk pompa pengairan dan mesin penggilingan padi.

“Penggunaan energi listrik PLN untuk operasional pompa ini bisa lebih hemat daripada menggunakan BBM (Bahan Bakar Minyak). Bahkan bisa lebih hemat hingga 50 persen,” ungkapnya.

Baca juga: Dukung Peralihan Pompa Air Diesel ke Listrik, Dispertan Kudus Akan Gandeng PLN

Dengan begitu, lanjut Agus, para petani akan lebih untung. Selain itu, energi listrik juga akan tersedia terus dan tak ada kelangkaan serta kerumitan persyaratan pembelian solar.

“Kami berharap, kebutuhan listrik untuk pertanian di Kudus bisa terfasilitasi oleh PLN. Untuk pemasangannya memang kami serahkan ke masing-masing poktan. Terkait biayanya relatif tidak mahal. Dan setelah dikonversi, biaya operasionalnya juga relatif lebih murah dibanding dengan BBM,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER