Dukung Peralihan Pompa Air Diesel ke Listrik, Dispertan Kudus Akan Gandeng PLN

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus akan menggandeng Perusahaan Listrik Nasional (PLN) untuk menyiapkan sambungan listrik ke area persawahan di Kudus. Kebijakan ini untuk mendukung peralihan pompa air diesel ke listrik yang lebih hemat dan efisien.

Saat ini, petani yang sudah beralih ke listrik baru dua kelompok tani (poktan) di Kecamatan Kaliwungu, yaitu Poktan Tani Mulyo Desa Setrokalangan dan Poktan Sumber Makmur Desa Kedungdowo.

Dinas Pertanian Kudus mengecek penggunaan pompa air listrik di persawahan Kaliwungu. Foto: Rabu Sipan

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Perkebunan, Dispertan Kudus, Agus Setiawan mengatakan, sebelumnya para petani tersebut menggunakan pompa berbahan bakar minyak untuk mengairi sawah mereka. Namun, setelah ada informasi pemanfaatan listrik PLN untuk pertanian, dua poktan di Kudus pun mengajukan pemasangan.

-Advertisement-

Baca juga: Lebih Hemat, Petani di Kaliwungu Kudus Mulai Beralih dari Pompa Air Diesel ke Listrik

“Ternyata memang ada program PLN masuk sawah. Sehingga diubahlah pompa berbahan bakar minyak ke pompa bertenaga listrik,” ujar Agus di persawahan Desa Setrokalangan, Kamis (28/12/2023).

Agus mengatakan, dalam rangka optimalisasi pertanian untuk mendorong peningkatan produksi padi, di antara strateginya adalah memanfaatkan sumber daya air. Salah satu yang pihaknya upayakan adalah dengan pembangunan sumur dangkal.

“Dengan begitu kita bisa meningkatkan indeks pertanaman yang otomatis akan berdampak pada meningkatnya produktifitas dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca juga: Petani Kudus Mulai Beralih Semprot Pestisida Pakai Drone, Lebih Hemat dan Cepat

Dia mengatakan, total sumur dangkal di Kabupaten Kudus ada di 50 titik yang tersebar di beberapa kecamatan. Sementara yang sudah beralih menggunakan tenaga listrik baru dua, yakni di Desa Setrokalangan dan Kedungdowo.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan PLN agar tahun depan beberapa lokasi persawahan Kudus bisa difasilitasi oleh PLN, agar lebih banyak lagi pompa yang menggunakan tenaga listrik. Karena memang lebih irit, lebih efisien dan lebih simpel. Artinya, dari segi operasionalnya, dari segi waktu kebutuhannya itu lebih sederhana dan lebih mudah dioperasionalkan oleh kelompok tani,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER