Jengkel Tiap Malam Listrik Padam, Warga Tumpangkrasak Kudus Tahan Mobil PLN

BETANEWS.ID, KUDUS – Warga Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus menahan mobil operasional petugas PLN. Mereka melakukan aksi ini karena jengkel selama setahun listrik sering padam.

Video penahanan mobil petugas PLN itu pun tersebar di berbagai grup-grup WhatsApp. Dalam video tersebut, warga tampak jengkel dengan petugas PLN yang tidak sat-set menangani listrik padam.

Kepala Desa (Kades) Tumpangkrasak, Sarjoko, membenarkan adanya penahanan mobil operasional petugas PLN. Puncaknya, ketika ada pertandingan Timnas Indonesia, Kamis (3/5/2024), listrik malah padam. Warga langsung melapor kepada PLN, tapi tak kunjung ada petugas yang datang. Bahkan, petugas datang empat jam setelah laporan.

-Advertisement-

Baca juga: PG Rendeng Akan Segera Giling, Rendemen Diharapkan Bisa 7 Persen

“Setiap pukul 20:00 WIB, listrik di tiga RT dua RW Desa Tumpangkrasak pasti padam. Setelah diperbaiki, selang dua hari padam lagi dan itu sudah berlangsung selama setahun,” ujar Sarjoko di Balai Desa Tumpangkrasak, Jumat (3/5/2024).

“Kejadian seperti itu sudah berlangsung selama setahun dan membuat warga jengkel. Ketika laporan, petugas datangnya lama, padahal untuk menyalakan listrik yang padam itu hanya butuh waktu lima menit saja, yakni menyalakan saklar trafo,” bebernya.

Oleh karena itu, kata dia, saking jengkelnya warga pun kemudian menahan mobil operasional petugas PLN. Mereka ingin ada perhatian khusus dari PLN dan lampu tak lagi padam berulang-ulang.

“Nyatanya setelah ada penahanan, diketahui bahwa yang menjadikan listrik padam adalah trafo kelebihan muatan. Dari situ warga pun bersiap iuran untuk membeli trafo tambahan,” ungkapnya.

Rencananya, kata dia, hari ini warga juga bersiap untuk ke kantor PLN Kudus. Namun, ada kabar dari pihak PLN bahwa akan memasang trafo tambahan agar kuat menyuplai listrik dan tak lagi padam.

Baca juga: Masan Bakal Jadikan Desa Prambatan Lor Pilot Project Penanganan Sampah Selesai di TPS

Alhamdulillah hari ini akan dipasang trafo tambahan oleh PLN. Semoga saja listrik tak lagi padam. Sebab listrik padam pada pukul 20:00 WIB itu sangat menyusahkan, karena jam belajar anak-anak,” ungkapnya.

Sementara itu, awak media sudah berusaha menghubungi PLN Kudus tapi tak merespon. Mereka juga tak mengangkat telepon dari awak media.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER