31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Ini Penyebab Jalan Kudus-Purwodadi yang Rusak Parah Belum Bisa Diperbaiki

BETANEWS.ID, KUDUS – Jalan Kudus-Purwodadi di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan dengan banyak lubang dan genangan air. Hal ini membuat para pengendara resah, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja.

Jalan ini sebenarnya akan diperbaiki setelah lebaran lalu. Namun hingga kini, setelah perbaikan tak kunjung teralisasi. Banyak warga mempertanyakan kejelasan perbaikan jalan rawan kecelakaan itu.

Pejabat Fungsional Teknik Jalan dan Jembatan, Bina Marga Cipta Karya (BMCK), Parjo, mengatakan, pembangunan jalan akan dimulai setelah ada kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, sebagai pemilik jalan, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

-Advertisement-

Baca juga: Dua Titik Jalan Kudus-Purwodadi Akan Ditinggikan Bulan Depan, Ini Lokasinya

“Rencana Rabu (29/5/2024) kita akan mengundang OPD terkait, karena dalam pembangunan jalan ini harus saling bekerja sama. Kita akan mengundang beberapa OPD terkait, seperti Dinas PUPR, Dishub, Satlantas, pihak kecamatan, dan lainnya,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (24/5/2024).

Untuk sementara, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap hati-hati. Mengingat, kondisi jalan pada Jumat (24/5/2024) pagi terdapat genangan air yang membuat jalan tak terlihat dan bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

“Kalau saat ini kan memang tidak musim penghujan, sehingga genangan air itu akan segera surut. Di samping itu tetap mengendalikan kecepatan dalam berkendara,” tuturnya.

Ia menuturkan, selain di Desa Tanjungkarang, pihaknya juga akan memperbaiki ruas jalan Desa Kalirejo. Perbaikan dua ruas jalan itu akan menghabiskan anggaran Rp3 miliar.

Baca juga: Lebih Hemat, Poktan Kudus Mulai Ajukan Pemasangan Listrik PLN untuk Pertanian

Koordinator Lapangan DPU Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa Tengah, Budi Utomo menambahkan, saat ini sedang dalam proses percampuran beton atau Job Mix Design (JMD). Selain itu, papan nama proyek juga sedang dibuat.

“Kalau pelaksanaanya kurang tahu, tapi sudah TTD kontrak. Ini saya lagi di Jepara, jadi keterangan mendetailnya lupa,” tulisnya saat dihubungi melalui pesan singkat.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER