BETANEWS.ID, KUDUS – Gudang tebu yang berada di Dukuh Karangpanas RT 1 RW 6, Desa Cranggang, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus terjadi kebakaran. Kebakaran yang melalap gudang penggilingan tebu itu kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta.
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji mengatakan, kebakaran di gudang tebu terjadi sejak Jumat (31/5/2024) pada pukul 3.00 WIB. Menurutnya, penyebab terjadinya kebakaran diakibatkan karena adanya konseling listrik.
Baca Juga: 17 Fosil Purba Museum Patiayam Sudah Mendapat SK Cagar Budaya
“Penyebabnya diperkirakan dari konsleting listrik yang merambat ke tumpukan sampah ampas tebu dan tumpukan sampah spon,” tulisnya melalui rilis yang dikirim ke Betanews.id.
Ia menjelaskan, saat ini api yang membakar tempat penggilingan tebu dengan panjang 10 X 15 meter tersebut sudah berhasil dipadamkan. Meski begitu, menurutnya kobaran api masih ada, mengingat yang terbakar adalah sampah ampas tebu dan sampah spon.
“Saat ini sudah dikondisikan, tentu dalamnya masih ada (apinya). Karena namanya juga sampah tebu. Jadi masih sedikit dan masih dalam penanganan,” ungkapnya.
Dalam penanganan yang dilakukan, pihaknya menerjunkan petugas damkar BPBD dan relawan BPBD Kudus. Selain itu pihaknya juga dibantu oleh tim Kencana Dawe, Pemcam Dawe, TNI dan polri, serta warga setempat.
“Api sudah bisa dikendalikan dan di lokalisir. Karna titik api sudah dikelilingi tembok setinggi 12 meter,” ujarnya.
Dengan terbakarnya tempat penggilingan tebu di Desa Cranggang, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Baca Juga: Ketua PPRK Ungkap Fakta Rokok Ilegal, Mulai Ancaman Kesehatan Hingga Kejahatan Mafia
Munaji menambahkan, di musim kemarau seperti ini, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Pihaknya juga meminta agar masyarakat tidak membakar sampah ataupun dedaunan di area yang dekat dengan pemukiman.
“Tetap waspada dan berhati-hati, karena cuaca panas seperti ini rawan akan terjadinya kebakaran,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

