31 C
Kudus
Senin, Mei 20, 2024

Selisih 13 Suara, Caleg Partai Demokrat Kudus Lakukan Gugatan Hasil Pileg ke MK

BETANEWS.ID, KUDUS – Calon Legislatif Partai Demokrat Kabupaten Kudus mengajukan gugatan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat pada Sabtu (23/3/2024).

Dikutip dari situs resmi MK terkait info penanganan Pemilu 2024, ada permohonan perkara Penyelesaian Hasil Pemilu (PHP) Umum Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024. Dengan APPP Nomor 85-01-14-13/AP3-DPR-DPRD/Pan.MK/03/2024.

Disitu ditulis pemohon adalah Partai Demokrat dengan kuasa hukum Dr. Mehbob SH MH CN, Dr. Muhajir SH MH, dan Yandri SH MH. Dengan termohon KPU Republik Indonesia.

-Advertisement-

Baca juga: KPU Kudus Akan Buka Pendaftaran PPK dan PPS Pilkada 2024, Catat Tanggal dan Syaratnya

Di situs MK tersebut memang tak ditulis secara spesifik caleg pemohon dari DPRD Kabupaten Kudus. Namun, di Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat terdapat pengajuan permohonan pembatalan penetapan KPU RI dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atas nama Sumarjono, caleg nomor urut 1 dari Daerah Pilihan (Dapil) 2 Kabupaten Kudus.

Ada tiga desa dan semuanya di Kecamatan Gebog yang dipersoalkan hasilnya oleh pihak Sumarjono, yaitu Desa Gondosari yakni TPS 1, 2, 3, 4, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 14, 15, 16, 17, 18, dan 19. Di Desa Kedungsari yang dipersoalkan di TPS 39, sementara di Desa Rahtawu ada di TPS 14, 15, dan 16.

Dalam keterangan di BHPP DPP Partai Demokrat tersebut juga dilengkapi tabel hasil Pileg 2024 oleh KPU yang mana Sumarjono mendapatkan 4.289 suara. Raihan suara Sumarjono masih kalah dengan Muchammad Chaedar Ali Ma’roef yang mendapatkan 4.302. Artinya, hanya terdapat selisih 13 suara

Namun dari pemohon, raihan suara Sumarjono adalah 4.381, sementara Muhammad Chaedar Ali Ma’roef tetap 4.302.

Saat dikonfirmasi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kudus, Mardijanto membenarkan adanya gugatan tersebut. Namun, DPC hanya memfasilitasi. Sebab gugatan ke MK itu hanya dilakukan melalui DPP Partai Demokrat.

“Dari awal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan DPP Partai Demokrat memang mendorong, apabila merasa perolehan suara caleg dianggap bermasalah silahkan lakukan gugatan ke MK. DPD dan DPP akan memfasilitasinya. Jadi yang mengurus gugatan Pak Sumarjono itu, ya, DPD dan DPP Partai Demokrat,” ujar Mardiyanto kepada Betanews.id melalui sambungan telepon, Sabtu (20/4/2024).

Baca juga: Anggota DPRD Kudus yang Akan Maju Pilkada Harus Mundur atau Tidak? Ini Penjelasan KPU

Sementara itu, Caleg Partai Demokrat yang melakukan gugatan hasil Pileg yakni Sumarjono belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi oleh Betanews.id. Pesan wartawan Betanews.id tak dibalas begitu juga saat ditelepon, Sumarjono tak mengangkatnya.

Dihubungi terpisah, Ketua KPU Kudus, Ahmad Amir Faisol juga membenarkan adanya gugatan tersebut. Pihaknya sudah mendapatkan pemberitahuan adanya gugatan hasil Pileg oleh Caleg dari Partai Demokrat Kudus ke MK atas nama Sumarjono.

“Pada intinya kami siap adanya gugatan tersebut. Secara kelembagan kami akan berkoordinasi dan memitigasi kembali apa yang menjadi tuntutan di MK tersebut,” ujar Faisol di Kantor KPU Kudus.

Misal, kata Faisol, tuntutannya di ranah Tempat Pemungutan Suara (TPS), pihaknya akan kumpulkan kembali teman-teman Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dulu bertugas di TPS-TPS yang menjadi fokus gugatan.

“Termasuk juga Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK), kami akan mitigasi kembali,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER