BETANEWS.ID, DEMAK – Kepala BBWS Pemali Juana, Harya Muldianto, menargetkan penambalan tanggul Sungai Wulan yang jebol akan rampung hari ini. Saat ini, pihaknya mengerahkan 10 eskavator untuk mempercepat perbaikan tanggul yang berada di Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak itu.
Menurutnya, tanggul Norowito jebol dengan lebar 30 meter. Saat ini, kemungkinan hanya meninggalkan sisa sekitar 10 meter yang belum ditutup.
“Target kami hari ini semoga bisa tertutup, sehingga aliran air dari sungai tidak masuk. Namun, karena cuaca yang kurang kondusif jadi air kawasan masuk ke sungai lagi. Tapi fokusnya saat ini menutup tanggul yang terbuka itu,” terang Harya saat ditemui di lokasi penambalan tanggul, Kamis (21/3/2024).
Baca juga: Update Banjir Demak, Ketinggian Air di Jalan Pantura Tinggal 60 Cm
Selain penambalan, pihaknya juga mengerahkan 15 pompa air untuk menyedot air di beberapa titik di Kabupaten Kudus dan Demak.
“Ya sama seperti banjir Februari lalu, selain fokus menutup tanggul yang jebol kami juga harus mengeluarkan air menggunakan pompa,” tuturnya.
Harya melanjutkan, ada sekitar delapan unit pompa yang digunakan dalam penyedotan air di lokasi banjir Tanggulangin. Sementara untuk pompa air di Demak ada sekitar tujuh unit.
Baca juga: Tanggul Sungai Wulan yang Jebol ‘Ditumbali’ Kambing Kendit, Ini Penjelasannya
“Nanti, kita juga akan tambah lagi pompa air di Demak kemungkinan dengan kapasitas 11.000 liter per detik,” jelasnya.
“Kemungkinan jika cuacanya kondusif, mudah-mudahan banjir akan segera surut dalam rentan waktu kurang lebih empat hingga lima hari. Karena surut juga dipengaruhi oleh pemompaan dan arah gravitasi ke laut,” lanjutnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

