Mohon Bersabar, Perbaikan Jalan Pantura Kudus-Demak Ditarget Rampung H-5 Lebaran

BETANEWS.ID, DEMAK – Kepadatan kendaraan terjadi di Jalan Pantura Kudus-Demak, tepatnya di Kecamatan Karanganyar, Demak. Arus lalu lintas di jalur tersebut sementara terlihat padat merayap dengan kondisi jalan yang banyak mengalami kerusakan.

Rusaknya jalan tersebut disebabkan karena banjir akibat jebolnya tanggul di Sungai Wulan beberapa waktu lalu. Bahkan aspal jalan banyak yang mengelupas karena terendam banjir selama kurang lebih satu pekan.

Baca Juga: Hati-hati Lewat Pantura Demak, Kini Baru Dilakukan Pembersihan dan Penambalan Jalan

-Advertisement-

Saat ini, jalan tersebut mulai dilakukan perbaikan guna untuk memperlancar arus lalu lintas. Selain itu, perbaikan jalan di sana dikebut untuk kenyamanan arus mudik lebaran tahun ini.

Pelaksanaan Pembersihan dan Penambalan Jalan PT Deltamarga Adityatama, Widyo mengatakan, perbaikan Jalan Pantura Kudus-Demak itu ditarget selesai hingga tanggal 5 April 2024 ini. Banyaknya titik jalan yang berlubang, membuat pengerjaan membutuhkan waktu selama kurang lebih dua pekan.

“Kita berusaha semaksimal mungkin, pengerjaan jalan bisa rampung h-5 selambat-lambatnya. Sehingga jalan sudah mulus lagi dan normal kembali, dengan nyaman aman (untuk arus mudik lebaran),” bebernya, Selasa (26/3/2024).

Perbaikan jalan tersebut, katanya, sepanjang 1,5 kilometer di Km 44.500 hingga Km 45.900, Kecamatan Karanganyar. Baik dari arah timur ke barat maupun sebaliknya, merupakan pengerjaan yang di tanggung dari PT Deltamarga Adityatama.

Menurutnya, pengerjaan perbaikan jalan tersebut mulai dilakukan sejak Minggu (24/3/2024). Hingga saat ini pengerjaan terus dikebut hingga jalan di sana selesai dan tak ada jalan lagi yang berlubang.

“Penambalan jalan ada di lokasi Km 44, dengan kerusakan cukup parah. Makanya kita segerakan untuk penambalannya,” ujarnya.

Baca Juga: 17 Ribu Ha Sawah di Demak Kebanjiran, Potensi Kehilangan Produksi Beras hingga 200 Ribu Ton

Selain penambalan jalan, pihaknya juga mengerjakan pembersihan jalan yang tertutup lumpur, hampir sepertiga jalan. Menurutnya, dua alat berat (eskavator) diterjunkan demi memperlancar lalu lintas di jalur utama itu.

“Yang dibersihkan sepanjang 1,5 kilometer, endapan lumpur dengan ketebalan mencapai 20 cm, hampir sepertiga jalan tertutup lumpur. Jadi cukup membahayakan bagi pengguna jalan,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER