31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Cerita Pj Bupati Diwaduli Pedagang Kudus yang Selama Ini Jadi Penonton di Tradisi Dandangan 

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 750 pedagang akan memeriahkan Tradisi Dandangan di Kabupaten Kudus. Meski tahun di tahun ini tradisi penyambut Bulan Suci Ramadan itu akan kental sisi kebudayaannya, tapi tradisi ini tak bisa terlepas dari perputaran ekonomi kerakyatan.  

Selama ini, animo masyarakat untuk datang ke Tradisi Dandangan selalu tinggi. Hal itulah yang menjadikan para pedagang, baik dari dalam dan luar Kudus selalu berebut mendapatkan lapak. 

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, menyampaikan, pada awal pembahasan acara Dandangan tahun ini, dia mengaku mendapatkan masukan dari masyarakat bahwa selama ini pedagang Kudus hanya jadi penonton saja.

-Advertisement-

Baca juga: 750 Pedagang Meriahkan Tradisi Dandangan, Tarif Stand Capai Rp3 Juta 

“Karena di beberapa event sebelumnya kita juga sama-sama paham, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)  Kudus itu juga banyak sekali jumlahnya. Jadi tolong pedagang Kudus ini diprioritaskan pada saat gawai besar Dandangan,” tegasnya, beberapa waktu lalu. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Andi Imam Santoso, mengatakan, untuk menjembatani keinginan pedagang lokal itu, pihaknya tahun ini memberi kuota 750 pedagang dengan stand sebanyak 440 unit. 

“Sebanyak 440 unit tenda yang disediakan nantinya yang digunakan pedagang ada 380 pedagang. Terdiri dari 275 pedagang lokal Kudus dan hanya 105 pedagang dari luar kota,” ujar Andi.

Baca juga: Meja Kursi Keramik di Tradisi Dandangan Ini Diklaim Awet hingga 15 Tahun, Segini Harganya 

Selain itu, ungkap Andi, diperkirakan akan ada kurang lebih 300 pedagang lesehan lokal Kudus yang ikut menjajakan dagangan di Tradisi Dandangan. Mereka berjualan memanfaatkan bahu jalan dan tanpa tenda. 

“Jadi memang akan ada sekira 750 pedagang yang akan terlibat di Tradisi Dandangan 2024. Tentunya pedagang lokal Kudus yang kami prioritaskan,” bebernya. 

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER