Baru Dua Bulan, Serapan Pupuk Urea di Jepara Sudah 41 Persen

BETANEWS.ID,JEPARA – Serapan pupuk subsidi di Kabupaten Jepara pada Masa Tanam (MT) pertama sudah mencapai 41 persen dari seluruh total alokasi yang sudah ditetapkan.

Raditya Dwi Pridyastanto, Kepala Bidang Sarpras dan Penyuluhan Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, mengatakan pada tahun 2024 Jepara mendapatkan alokasi pupuk subsidi sebanyak 12.497,8 ton. Terdiri dari 7.493,7 ton jenis urea dan 5.004,1 ton jenis NPK.

Baca Juga: Harga Beras Mulai Turun, Harga Sayur dan Telur di Jepara Malah Naik

-Advertisement-

”Penyerapan pupuk urea (saat ini) sudah mencapai 3.100 ton atau sekitar 41 persen. Sedangkan NPK mencapai 1.800 ton atau 24 persen,” katanya pada Rabu (5/3/2024).

Ditengah tingginya penyerapan pupuk subsidi dari petani, menurutnya Kementerian Pertanian berencana menambah alokasi pupuk bersubsidi. Namun dari DKPP saat ini masih menunggu realisasi penambahan alokasi pupuk untuk memenuhi kebutuhan sampai akhir tahun.

Ia menjelaskan, Jika melihat dari alokasi tahun 2024, kebutuhan pupuk urea berdasarkan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) mencapai 14.178 ton, namun alokasinya hanya sebesar 52,8 persen.

Sedangkan kebutuhan pupuk NPK sebanyak 17.019,9 ton hanya mendapatkan alokasi 29,4 persen. Alokasi pupuk tersebut dibagi untuk 58.076 petani.

Untuk pembelian pupuk bersubsidi, saat ini menurutnya semua kios yang menyalurkan sudah dapat melayani pembelian pupuk menggunakan KTP. Pembelian dengan KTP ini juga sudah dimulai sejak awal Febuari. Syaratnya, petani yang membeli pupuk sudah terdaftar dalam RDKK.

Account executive (AE) Pupuk Indonesia wilayah Jepara, Samsi Resdia Manto mengungkapkan, permintaan pupuk bersubsidi pada Januari sampai dengan Maret selalu meningkat akibat musim tanam pertama.

Namun, ia memastikan, stok pupuk Urea maupun NPK selalu tersedia. Stok pupuk urea di distributor mencapai 1.400 ton dan NPK 1200 ton. Harga pupuk jenis urea bersubsidi sebesar Rp 2.250 per kilogram dan NPK seharga Rp 2.300 per kilogram.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER