31 C
Kudus
Jumat, Juni 21, 2024

Waspada! Tanggul Sungai Wulan di Undaan Lor Kudus Hampir Jebol, Perbaikan Nunggu Air Surut 

BETANEWS.ID, KUDUS – Tanggul Sungai Wulan yang berada di Desa Undaan Lor Gang 12, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus hampir jebol. Kondisi tanggul cuku mengkhawatirkan karena mengalami sleding atau longsor. Ketinggian tanah yang mengalami longsor itu berkisar tujuh meter dengan lebar 15-20 meter. 

Kondisi itu membuat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Masan, langsung meninjau lokasi, Senin (6/2/2024). Sebab, hal itu sangat berbahaya dan secepatnya harus ada penanganan. 

Ketua DPRD Kudus, masan Meninjau kondisi tanggul Sungai Wulan yang rawan jebol di Desa Undaan Lor, Undaan, Kudus. Foto: Kaerul Umam

Masan mengatakan, dengan kondisi tanggul yang sudah berbahaya, pihaknya mengupayakan penanganan secepatnya untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan. Dalam waktu dekat ini, dengan kondisi muka air yang cukup tinggi, akan dilakukan penanganan dengan penambalan sand bag, agar dapat mengantisipasi tanggul yang sudah rawan.

-Advertisement-

Baca juga: Kolam Retensi Pengendali Banjir di Desa Jati Wetan Segera Dibangun

“Karena ini sudah berbahaya, pintunya sudah bergeser, tentu menunggu air surut nanti dilakukan penanganan dengan penembelan sandbag,” katanya. 

Menurutnya, harus dilakukan penanganan secara cepat, sebab, area pertanian warga saat ini menjelang musim panen.  

Masan menyebut, meski masalah bangunan yang ada di sana tidak menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Dinas PUPR juga memikirkan kondisi dan situasi sekarang. Menurutnya, yang menjadi masalah utama adalah sistem irigasi air atau jalur pembuangan air pertanian yang berada di sana.

“Karena memang ini tidak menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten, tentunya Dinas PUPR ini agar terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, agar diganti. Karena memang bangunan sejak 1957 dan dibangunan sejak jaman Belanda,” terangnya. 

Baca juga: Pemkab Kudus Siapkan Rp6 Miliar untuk Tangani Bencana di Musim Hujan

Kepala Dinas PUPR Kudus, Arief Budi Siswanto, mengaku sudah menyampaikan kepada Pemerintah Pusat agar segera ditangani. Meski begitu, saat ini pihaknya belum bisa menangani secara permanen ketika kondisi muka air cukup tinggi. 

“Karena jangan sampai nanti justru kena sayapan dari pintu ini malah berakibat fatal. Ketika nanti ada tambahan urugan ataupun sand bag yang ditanam di sini, dikhawatirkan nanti tidak tepat sasaran. Malah justru menimbulkan kerusakan lebih parah,” tuturnya. 

Sementara ini, kata Arief, untuk mengurangi gerusan dari hujan yang akan menambah area tanggul sleding, akan dilakukan penutupan terpal terlebih dahulu. Supaya tidak terjadi tambahan tanggul sleding

“Rencana hari ini langsung akan dilakukan dengan terpal di wilayah titik rawan,” imbuhnya. 

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER