31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Tanggul Sungai Wulan Karanganyar Demak Jebol, Banjir Lumpuhkan Jalur Pantura

BETANEWS.ID, DEMAK – Tanggul Sungai Wulan di Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak Jebol. Seketika derasnya arus sungai menerjang permukiman warga. Bahkan, air meluber hingga menggenangi Jalan Pantura Demak-Kudus setinggi sekitar 40 centimeter.

Akibatnya, lalu lintas dari Kudus ke Demak dan sebaliknya lumpuh total. Kemacetan mengular cukup panjang. Bahkan yang dari Timur, kemacetan sudah terjadi sejak di Kabupaten Kudus. Beberapa petugas dari kepolisian pun dikerahkan guna mengurai kemacetan.

Warga Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak mulai mengungsi setelah desanya kebanjiran, Kamis (8/2/2024). Foto: Rabu Sipan

Salah satu korban banjir, Ahmad Solekhan, mengatakan, banjir terjadi karena tanggul Sungai Wulan sisi Demak jebol di dua titik. Satu titik jebol sepanjang 7 meter dan yang satu titiknya jebol sekira 3 meter.

-Advertisement-

Baca juga: Camat Undaan Sebut Tanggul Sungai Wulan Kondisinya Sangat Mengkhawatirkan 

“Kejadian jebolnya tadi pagi, sekira pukul 6:30 WIB. Tak butuh lama rumah warga langsung kebanjiran semua, termasuk rumahku,” ujar Solekhan kepada Betanews.id saat ditemui di depan rumahnya yang kebanjiran, Kamis (8/2/2024).

Dia mengatakan, tanggulnya jebol dikarenakan curah hujan yang tinggi sehari sebelumnya, serta air kiriman dari Kabupaten Grobogan. Sebelum jebol, sebenarnya warga sudah melakukan upaya penambakan agar tanggul lebih kuat dan tak jebol.

“Namun, upaya itu tak berhasil. Tanggul tetap jebol dan banjir. Nahasnya, kemarin tanggul Sungai Jratun di sisi Barat kampung kami juga jebol dan air mengalirnya ke sini,” beber pria yang juga perangkat Desa Ketanjung, Kecamatan Demak tersebut.

Dia mengaku kurang tahu berapa desa di Kecamatan Karanganyar yang terdampak banjir. Namun, untuk seluruh rumah di kampungnya dipastikan terendam banjir.

Baca juga: Tanggul Kali Tuntang Jebol, 6 Desa di Wonosalam Demak Diterjang Banjir

“Saat ini di rumahku, ketinggian air kurang lebih 1,5 meter. Kemungkinan masih bisa lebih tinggi lagi, karena tanggul yang jebol belum ditambal,” bebernya.

Saat ini, ia dan keluarganya sedang bersiap mengungsikan barang-barang berharganya, meski belum tahu akan mengungsi ke mana, karena belum ada informasi terkait tempat pengungsian.

“Kita selamatkan barang-barang dulu ke tanggul Sungai Wulan yang tak jebol. Mungkin sementara nanti tinggal di situ, sembari bikin tenda,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER