BETANEWS.ID, KUDUS – Toko sepatu kulit Shinta Shoes, Jalan Besito, Desa Penganjaran, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus sudah menjadi langganan banyak orang selama puluhan tahun. Bahkan ada salah satu pelanggan yang selalu membeli alas kaki di tempat tersebut selama 20 tahun. Dia adalah Mas Gundul (52), warga Kecamatan Bae.
“Sudah langganan sangat lama, 20 tahun ada. Awalnya, kan, saya bawa ke sini satu contoh sepatu yang saya pengen. Ternyata, kok, bisa buat. Akhirnya jadi langganan,” ujarnya, Kamis (15/02/2024).
Meskipun begitu, menurutnya, saaat awal memesan hasil sepatunya sering gagal, bahkan dua hingga tiga kali tidak sesuai ekspektasi. Kemudian, karena mungkin sudah terbiasa, akhirnya lama kelamaan mereka bisa buat dengan hasil yang bagus.
Baca juga: Cuci Sepatu di Dry Jie Shoes Care Biayanya Cuma Rp15-20 Ribu, Sudah Termasuk Antar Jemput
“Saya pesan sepatu di sini itu bisa sampai empat kali dalam sebulan dengan model yang macam-macam. Lihat di internet model sepatu yang unik gimana, lalu, saya bawa ke sini,” jelas laki-laki kelahiran Surabaya itu.
Profesinya sebagai Master of Ceremony (MC) membuatnya harus selalu berpenampilan menarik dan rapi. Sebab, menurut dia, sepatu yang bagus dan indah mampu sebagai penunjang penampilan seseorang. Mengenai harga, dirinya mengatakan tak ada masalah melihat kualitas dan waktu pembuatannya yang cepat.
“Harga terjangkau, ya, karena saya, kan, pesannya kilat, jadi pagi pesan sore harus bisa jadi. Sebenarnya sepatu kulit hasil pengrajin lebih bagus dan awet dibandingkan sepatu produksi dari pabrik,” tambah Mas Gundul.
Baca juga: Jasa Reparasi Sendal dan Sepatu, Bisnis Receh yang Banyak Peminatnya
Owner Shinta Shoes, Arief, mengatakan, tempatnya menyediakan ratusan model sepatu, sendal, dan tas yang dikerjakan secara hand made. Untuk satu pasang sepatu, ia membanderol harga mulai Rp250-350 ribu. Sedangkan untuk sendal dari Rp120 ribu.
“Selain menerima pesanan pembuatan sepatu, saya juga menerima reparasi sepatu, sendal, hingga tas,” bebernya.
Editor: Ahmad Muhlisin

