BETANEWS.ID, DEMAK – Sejumlah truk yang sempat terjebak banjir Karanganyar Demak sejak Kamis (8/2/2024) saat ini mulai dilakukan perbaikan. Beberapa kendaraan itu terlihat ada yang menggunakan jasa servis dan ada pula yang menerjunkan mekanik dari perusahaannya.
Salah satu sopir, Nanang, mengatakan, saat ini pihaknya mulai melakukan perbaikan truk dengan mendatangkan mekanik langsung dari perusahaan yang berada di Surabaya. Menurutnya, hari ini perbaikan truk mulai dilakukan, karena kondisi banjir baru surut hari ini.

“Kondisi truk saat ini, ya, mogok, bisa saja turun mesin. Ini baru dibenerin mekaniknya dari Surabaya baru datang hari ini. Karena kemarin air di sini masih belum surut,” ungkapnya, Jumat (16/2/2024).
Baca juga: Awas Kena Prank! Pantura Demak-Kudus Belum Bisa Dilewati Motor
Hal senada juga dikatakan oleh Dede. Sopir yang berasal dari Subang, Jawa Barat, itu mengaku, menggunakan jasa servis bengkel yang tak jauh dari lokasi. Menurutnya, ia memanggil bengkel Isuzu untuk perbaikan truk yang mogok.
“Karena semua kemasukan air seperti, oli gardan, persneling, kabel juga pada konslet, harus diperbaiki dulu. Ini baru ganti oli dan filter yang kemasukan air,” ungkapnya.
Tak hanya itu, beberapa muatan yang dibawanya harus rusak karena terendam air selama kurang lebih 7 hari. Menurutnya, sebanyak 50 unit kulkas dipastikan rusak.
“Karena muatan elektronik, sehingga barang yang dibagian bawah atau yang terendam air selama banjir itu rusak semua,” tuturnya.
Baca juga: Korban Banjir Demak Mulai Bersih-bersih Rumah dan Bawa Pakaian ke Laundry
Ia menyampaikan, saat banjir melanda pemukiman dan Jalan Pantura, ada kendaraan bermuatan yang kehilangan barang atau sparepart. Kata Dede, sparepart yang hilang itu berupa spedometer, sehingga pihaknya waktu itu selalu menongok truk yang berada di tengah banjir.
“Alhamdulillah barang saya ini tidak ada yang hilang, karena setiap kali sering tengok truk di sini,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

